SELAMAT DATANG

Selamat datang di Blog Darah Daud 303. Semoga Anda menikmati apa yang ada di blog ini. Tuhan Yesus memberkati kita semua. Amen.

Cari Blog ini

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Blog DARAH DAUD 303 Memiliki aktivitas antara lain: penelitian, penulisan & konseling

Selasa, 17 Januari 2017

KISAH SANTO ANTONINHO DARI MESIR


Hari ini 17 Januari adalah Hari Raya St. Antonius dari Mesir.
Santo Antonius dilahirkan pada tahun 251 di sebuah dusun kecil di Mesir. Ketika usianya dua puluh tahun, kedua orang tuanya meninggal dunia. Mereka mewariskan kepadanya harta warisan yang besar dan menghendaki agar ia bertanggung jawab atas hidup adik perempuannya.

Antonius merasakan belas kasihan TUHAN yang berlimpah atasnya dan datang kepada TUHAN dalam doa. Semakin lama semakin peka ia akan penyelenggaraan TUHAN dalam hidupnya.

Sekitar enam bulan kemudian, ia mendengar kutipan Sabda YESUS dari Kitab Suci:

“Pergilah, juallah apa yang kau miliki dan berikanlah itu kepada orang-orang miskin, maka engkau akan beroleh harta di sorga.” (Mrk 10:21). Antonius menerima sabda tersebut sebagai sapaan pribadi TUHAN dan jawab-Nya atas doanya mohon bimbingan TUHAN.

Ia menjual sebagian besar harta miliknya, menyisakan sedikit saja cukup untuk menunjang hidup adiknya dan dirinya sendiri. Kemudian ia membagi-bagikan uangnya kepada mereka yang membutuhkannya.

Saudari Antonius bergabung dengan kelompok perempuan yang hidup dalam doa dan kontemplasi. Antonius memutuskan untuk hidup sebagai seorang pertapa. Ia mohon pada seorang pertapa senior untuk memberinya pelajaran hidup rohani.

Antonius juga mengunjungi para pertapa lainnya agar ia dapat belajar kebajikan-kebajikan paling utama dalam diri setiap pertapa. Kemudian ia mulai hidupnya sendiri dalam doa dan tobat sendirian hanya dengan TUHAN saja.

Ketika Antonius berusia limapuluh lima tahun, ia mendirikan sebuah biara guna menolong sesama. Banyak orang mendengar tentangnya dan mohon saran serta nasehatnya.

Antonius akan memberi mereka nasehat-nasehat praktis, seperti “Setan takut pada kita ketika kita berdoa dan bermatiraga. Setan juga takut ketika kita rendah hati dan lemah lembut.

Terutama, setan takut pada kita ketika kita sangat mencintai YESUS. Setan lari terbirit-birit ketika kita membuat Tanda Salib.”

St. Antonius mengunjungi St. Paulus Pertapa. Ia merasa diperkaya dengan teladan hidup St. Paulus yang kudus. Antonius wafat setelah melewatkan hidup yang panjang dalam doa.

Usianya mencapai seratus lima tahun. St. Atanasius menulis riwayat hidup St. Antonius dari Mesir yang sangat terkenal.

Hidup St. Antonius merupakan hidup dengan pengabdian total kepada TUHAN. Bersediakah aku mengabdikan hidupku kepada TUHAN hingga rela mempersembahkan hidupku sepenuhnya seperti yang telah dilakukan YESUS?

Teks: diterjemahkan oleh Yesaya: www.indocell.net/yesaya atas ijin Pauline Books & Media.”
Sumber;  http://www.mirifica.net/2015/01/17/st-antonius-dari-mesir-17-januari/

Tidak ada komentar: