Selamat datang di Blog Darah Daud 303. TUHAN YESUS memberkati kita semua (hitam & putih)

Jumat, 13 Januari 2017

DUKUNGAN PARTAI DEMOKRAT UNTUK FRETILIN SEBAGAI BAGIAN DARI KONSENSUS & KOMPROMISI POLITIK


Saya tidak tahu persis, apakah Partai Demokrat (PD) telah memutuskan "sikap politik" tertentu atau belum, terhadap pencalonan "Camarada Lu-Olo" oleh FRETILIN untuk maju dalam Pilpres mendatang?


Jika belum, dan seandainya saya boleh memberikan pandangan, maka sebagai salah satu "Pendiri PD, saran saya kepada PD adalah; sebaiknya PD menjadi Parpol pertama yang secara resmi, memutuskan memberikan dukungan penuh (bukan dukungan setengah hati) kepada FRETILIN yang telah mencalonkan "Camarada Dr. Francisco Guterres Lu-Olo" sebagai Capres (Calon Presiden) dalam Pilpres mendatang.

Saya tidak menganggap usulan saya di atas sebagai bagian dari "politik tanam jasa", walau mungkin ada di antara Anda yang beranggapan demikian. Tidak apa-apa. Sah-sah saja. Tergantung dari perspektif mana Anda memandang.

Dan saya berharap dukungan resmi tersebut bisa dijadikan sebagai salah satu "produk politik" dalam Konggres PD yang rencananya akan diselenggarakan dalam bulan Februari 2017.

Karena "Puasa VVV" selama 13 tahun telah berkahir di Desember 2016, maka kini saya boleh bebas melenggang ke manapun. Dan jika tidak ada aral melintang, saya berencana kembali ke Timor Leste untuk menghadiri Konggres PD. Hopefully..!

Usulan saya kepada PD untuk memberikan dukungan penuh kepada pencalonan Camarada Lu-Olo, berdasarkan 3 alasan berikut;

Pertama;
PD baru saja kehilangan maun bot "Fernando La Sama De Araujo" Dan untuk saat ini PD belum memiliki tokoh yang "layak" untuk dimunculkan guna bertarung dalam Pilpres tahun ini.

Kedua;
Dukungan kepada pencalonan Camarada Lu-Olo sebagai bagian dari KKP (Konsensus & Kompromisi Politik), minimal di tingkat internal PD. Terlepas dari KKP ini berdiri di atas suatu basis "legal standing" atau tidak, namun poin terpentingnya adalah PD telah menaburkan "niat baik" untuk mendukung "orang baik".

Ketiga;
Mendukung Camarada Lu-Olo adalah sebagai bagian dari IP (Investasi Politik). Karena saya yakin, suatu saat Timor Leste akan memasuki masa-masa "krisis leadership" setelah "Generasi Tua" (pelaku sejarah 75), satu per satu berlalu ke "dunia lain", dan pada saat itu muncul lah "Generasi ketiga".

Dan ketika masa itu tiba, secara "organisatoris politik", saya yakin, saat itu PD akan menjelma menjadi "PANGERAN" (bukan lagi Bidadari), yang akan diperebutkan di Timor Leste.


Karena tidak mungkin, secara tiba-tiba akan muncul "organisasi politik karbitan dengan pemimpin karbitan" di luar PD setelah Fretilin dan CNRT "runtuh" dalam tanda kutip.

Anda percaya atau tidak, konstelasi politik di Timor Leste suatu saat (paling cepat 2022 - paling lambat 2027), akan memunculkan Presiden dari orang-orang yang saat ini ada dalam tubuh PD.
"Keep my words, that sooner or later, a true great future leader will come from DP". 

SEGALA SESUATU AKAN INDAH PADA WAKTUNYA

Summary dari obrolan tak tentu arah ini adalah bahwa;

Di alam semesta ini selalu berlaku "keteraturan". Anda pernah melihat matahari terlambat terbit satu menit? Atau terbit terlalu cepat satu menit? Tidak pernah khan?

Demikian pula di jagat raya ini senantiasa berlaku hukum timbal-balik" (kebaikan akan menarik kebaikan, keburukan akan mendatangkan keburukan).

Maka niscaya, "niat baik" PD yang telah memberikan "dukungan tulus" kepada "Camarada Dr. Francisco Guterres Lu-Olo", akan menjadi "pertimbangan hukum alam" di kemudian hari. Bukankah yang namanya leader itu, pada level manapun, secara kodrati, muncul karena hasil "Seleksi Alam" (Selesaun Natureza)?


Karena namanya usulan, maka tidak bersifat mengikat. Diterima, saya syukuri. Ditolak saya maklumi.

Sekian obrolan "ngalor-ngidul" ini. Semoga bermanfaat.

Salam "Dua Hati" dari "Bukit Sulaiman".

TUHAN YESUS memberkati,
Bunda Maria merestui,
Santo Yosef melindungi kita semua (htam & putih). Amin.

Tidak ada komentar: