Selamat datang di Blog Darah Daud 303. TUHAN YESUS memberkati kita semua (hitam & putih)

Kamis, 29 Desember 2016

DRAMA MEMILUKAN AKAN TERJADI DI TAHUN 2017

Tadi malam sekitar jam 10 waktu Bali saya menelfon ke Dili. Yang saya telfon adalah sepupuku yang tinggal di rumah Prof. Dr. Lucas Da Costa,SE,MSi, Rektor Unpaz (Universidade Da Paz).

Kami berbicara sekitar satu jam. Menjelang jam 11 malam (yang berarti menjelang jam 12 waktu Dili), di tengah-tengah pembicaraan kami, tiba-tiba saya mendengar ada suara "anak anjing" yang menjerit-jerit keras sekali (berkali-kali), terdengar seperti sedang disakiti.


Lalu saya tanyakan ke sepupu; "Siapa yang tega memukul anak anjing itu sampai menjerit-jerit seperti itu?"

Sepupuku menjawab; "kurang tahu", karena lagi brada di kamar tidur, sementara anak anjing itu ada di luar kamar.  Karena anak anjing itu masih terus menjerit, maka sepupuku meminta salah satu dari 3 sahabatnya yang sekamar dengannya untuk cek keluar, guna memastikan kenapa anak anjing itu menjerit-jerit?

Ternyata setelah dicek, tidak ada yang memukul anak anjing itu. Tidak ada orang lain di ruangan di mana anak anjing itu berada.

Setelah itu saya dan sepupuku teruskan "ngorbrol". Baru "ngobrol" kurang dari 10 menit, anak anjing itu kembali menjerit-jerit.  Dan kali ini, bukan hanya anak anjing itu yang menjerit, namun terdengar juga suara ayam yang berada di luar rumah, kaya' ada orang yang sedang berusaha menggangu ayam tersebut.

Dan yang lebih aneh lagi, adalah bukan hanya suara anak anjing dan ayam yang ada di rumah Prof. Lucas yang terdengar. Malah saat itu terdengar sejumlah anjing milik tetangga sekitar rumah "melolong beramai-ramai", bersahut-sahutan, lama sekali, membuat sepupuku dan teman-temannya merasa ketakutan, bulu kuduk mereka berdiri.

Saya bertanya-tanya dalam hati; "Ini pertanda apa ya?"


"Sekedar bahan renungan; "Pernahkah orang-orang yang diterjunkan untuk memberi pertolongan dalam tragedi TSUNAMI Aceh (26 Desember 2004) menemukan bangkai anjing di antara lebih dari 200.000 jenazah manusia?"

Anjing memang tidak memiliki akal budi layaknya manusia. Namun TUHAN menganugerahi mereka "naluri" (insting) untuk ikut mengingatkan manusia jika akan terjadi sesuatu.

Akhirnya pembicaraan dengan sepupuku diakhiri. Saya pun beranjak tidur. Dalam tidur itulah saya bermimpi aneh. Mimpinya panjang sekali. Tidak usah diceritakan saat ini.

Yang pasti, poin sentral dari mimpi aneh tersebut adalah mengenai 'DRAMA MEMILUKAN' yang akan terjadi di tahun 2017. Pokoknya DRAMA MEMILUKAN tersebut terjadi di tahun 2017. Bukan 2018 atau 2019.

Begitu tersadar dari mimpi aneh tersebut sekitar jam 3 dini hari, yang ada di otakku adalah; CAP SULAIMAN (110). Karena DRAMA MEMILUKAN yang akan terjadi di tahun 2017, berkaitan erat dengan CAP SULAIMAN (110).

Saya langsung "online", untuk membaca kembali sejumlah artikel yang berhubungan erat dengan CAP SULAIMAN (110).

Dua dari sejumlah artikel yang membahas mengenai CAP SULAIMAN (110) adalah artikel edisi 1 Desember 2016 dan 2 Desember 2016 yang ada di blog ini (www.darahdaud303.blogspot.co.id. )


MEMBATALKAN KEPULANGAN KE DILI

Tadi siang, saya sedang menyiapkan sebuah artikel yang themanya bukan yang sedang Anda baca saat ini. Sejatinya saya berencana akan menerbitkan artikel yang mengulas kembali artikel sebelumnya yang diterbitkan tanggal 5 tahun lalu, (edisi 29 Desember 2011), ketika saya mengumumkan nama Capres; Jose Maria De Vasconcelos (Taur Matan Ruak), melalui artikel berjudul; PANGERAN MATAHARI DARI NEGERI AYAM - PANGERAN AYAM DARI NEGERI MATAHARI (seri ke-5).

Namun menjelang detik-detik saya akan memposting artikel tersebut, tiba-tiba saja terjadi kejadian yang sangat aneh di kamarku. Dan untuk pertama kalinya saya menyaksikan kejadian aneh tersebut sepanjang kehidupan saya. Sebelumnya tidak pernah satu kali pun saya menyaksikan kejadian tersebut.

Jujur saja, saya kaget setangah mati menyaksikan kejadian tersebut yang berlangsung tiba-tiba dan sangat cepat. Saya lalu mengambil HP dan mendokumentasikan kejadian tersebut.


Coba Anda simak baik-baik dua foto dari 5 foto dalam artikel ini. Dua foto tersebut terlihat di sana, ada bayangan aneh yang tercetak di atas kertas putih polos.

Bayangan tersebut, di ujungnya (proximal) tampak menyerupai "leher dan kepala anjing" (yang sedang menggonggong). Namun di bagian bawah (saya menyebutkan saja sebagai daerah distal), yakni bagian laher anjing, malah tampak lebih menyerupai "pergelengan tangan manusia".

Begitu kejadian aneh tersebut berlangsung, saya sempat melihat waktu yang tertera di HP-ku yang saya "setting" dalam format angka. Waktu yang tertera di sana adalah; 12:42. Itu artinya kejadian aneh tersebut terjadi tepat pada jam 12 siang, lewat 42 menit Waktu Bali (Waktu Indonesia Bagia Tengah).

Berdasarkan kejadian aneh tersebut, akhirnya dengan sangat-sangat terpaksa saya harus memutuskan untuk "membatalkan kepulanganku ke Dili". Padahal saya berencana akan pulang ke Dili kurang dari seminggu. Namun kejadian aneh hari ini, membuat saya merubah semua rencana saya sebelumnya.

BEAYA SEWA HOTEL RAMELAUBERSIMBOL CAP SULAIMAN

Setelah kejadian aneh tersebut tercetak di kertas putih polos yang berserakan di lantai kamar kosku, saya kembali menelfon sepupuku untuk menanyakan;

"Berapa beaya sewa kamar selama 3 malam yang digunakan Professor (Guru Besar) dari Surabaya untuk mengikuti acara Wisuda di Unpaz?"

Karena saat itu sepupuku bersama Pembantu Rektor IV Unpaz, baru saja menyelesaikan "pembayaran" sewa salah satu kamar di Hotel Ramelau yang digunakan salah satu Professoar dari Surabaya selama 3 hari berada di Dili untuk menghadiri acara Wisuda di Unpaz. Kok beaya sewa kamar satu malam nilai nominalnya paralel dengan bilangan CAP SULAIMAN (110).


Saya agak kaget mendengar nilai nominal yang disebutkan sepupuku. Ini artinya bahwa DRAMA MEMILUKAN tersebut akan benar-benar terjadi di tahun 2017. Tidak bisa lagi ditunda-tunda. Harus terjadi di tahun 2017.

Untuk itu saya wanti-wanti, sebaiknya rakyat Timor Leste lebih rajin lagi melakoni 3B (Berdoa, Bertobat & Bertirakat). Karena tahun 2017 akan benar-benar ada DRAMA MEMILUKAN yang terjadi.

Semoga catatan ini bermanfaat. Salam "Dua Hati" dari "Bukit Sulaiman".

TUHAN YESUS memberkati,
Bunda Maria merestui,
Santo Yosef melindungi kita semua (hitam & putih). Amin.

Tidak ada komentar: