Selamat datang di Blog Darah Daud 303. TUHAN YESUS memberkati kita semua (hitam & putih)

Sabtu, 26 November 2016

PD DI DADAKU TAPI SUPERMI & NASI BUNGKUS DI PERUTKU (Kejuaraan La Sama Cup Untuk Menyelamatkan PD/bagian: 1)



"Menteri Pekerjaan Umum tidak maju dalam pemilihan Presiden PD (Partai Demokrat) bukan karena artikel saya 19 Agustus 2016, melainkan karena ada "Maun Bot" tertentu di Timor Leste yang tidak merestui Beliau untuk maju dalam pemilihan Presiden PD" (?)
PENGANTAR SINGKAT;
Saya menuliskan artikel ini sebagai seorang "mistikus". Bukan sebagai seorang "politikus".
Maka jika ada hal-hal tertentu dalam artikel ini berseberangan dengan sudut pandang Anda, bertentangan dengan selera Anda, maka hal itu terjadi bukan karena "bunda kita salah mengandung".
Takdir itu ada di tangan TUHAN. Sementara nasib itu ada di tangan manusia. Maka manusia wajib berusaha. Manusia wajib berikhtiar.
Maka saya menuliskan artikel ini sebagai bagian dari ikhtiar tersebut. Dan tujuannya adalah untuk ikut mencoba (siapa tahu bisa) "menyelamatkan" PD agar tidak ikut "gulung tikar" bersama Parpol kecil lainnya di Pemilu 2017.
PD DI DADAKU TAPI SUPERMI & NASI BUNGKUS DI PERUTKU
Saya membayangkan (mengandai-andai), kalau sampai terjadi "perselingkuhan politik" antara dua Parpol besar di Timor Leste dalam Pemilu (Legislatif) 2017, maka ada kemungkinan besar, parpol-parpol kecil, termasuk PD, akan benar-benar "gulung tikar" (tidak mendapatkan satu kursipun di Parlamen Nasional).
Apalagi jika ada praktek "money politic", oleh parpol besar, maka dijamin, banyak parpol kecil akan benar-benar "gulung tikar", dan tidak menutup kemungkinan, PD juga bisa ikutan "gulung tikar".
Masyarakat jaman ini tidak lagi berpikir secara ideal(isme). Mereka berpikir sangat "pragmatis(me). Mereka mereduksi idealisme mereka dari tingkat dada turun hingga ke tingkat perut (bahkan, maaf, ada yang mereduksi idealisme mereka turun hingga "tingkat selangkangan").
Siapa yang memberi mereka "supermi dan nasi bungkus" lebih banyak, itulah yang akan mereka pilih. Mungkin saja mereka memiliki slogan khusus yang berbunyi;
=================================================
"PD di dadaku, tapi supermi dan nasi bungkus di perutku".
=================================================


Hingga detik ini saya masih percaya bahwa 4 teori klasik terdahulu masih tetap eksis sebagai "variabel pengaruh" yang akan sangat mempengaruhi seorang "voter" (pemilih) dalam menentukan pilihannya dalam suatu aksi politik (baca: pemilu), yaitu;
(1). Fasilitas
(2). Popularitas
(3). Ikatan emosional
(4). Nasib (keberuntungan)
Nah, dari ke-4 variabel (pengaruh) di atas, kira-kira PD mengandalkan variabel yang mana?
Jadi untuk mencegah agar PD tidak ikut gulung tikar di Pemilu 2017 (minimal mendapatkan "5 kursi" di Parlamen), maka sebagai salah satu pendiri PD, secara moral, saya merasa terpanggil untuk ikut memikirkan "keberlangsungan eksistensi PD" (tapi tanpa harus membangun permusuhan dengan sahabat, keluarga dan handai taulan saya yang terlibat di dalam Parpol lainnya).
Atas dasar itulah, saya menuliskan artikel ini, sebagai sebuah "proposal" (usulan) dan ditujukan untuk kader PD. Karena namanya "usulan", maka tidak bersifat mengikat. Artinya para kader PD boleh "mengindahkan" juga boleh "mengabaikan" usulan ini.
Usulannya dalam bentuk apa? Itu nanti saja dibicarakan. Jangan dibahas di seri pertama ini.
FOTO YANG ANEH & UNIK
Dalam artikel ini saya lampirkan foto di mana Presiden I Partai Demokrat, Companheiro "La Sama" sedang bermain "CATUR" bersama Hadomi, putera semata-wayangnya.
Foto ini untuk pertama kalinya saya munculkan di laman FB saya, pada 24 September 2016, namun tanpa "capiton" sama sekali.
Dan hari ini, 26 November 2016, saya munculkan kembali foto aneh dan unik ini, karena saya menemukan "hidden message" (pesan tersembunyi) di balik foto aneh dan unik ini.
Coba Anda geser krusor Anda dan arahkan ke foto terlampir, pasti akan muncul sederetan bilangan di dalam foto tersebut.
Berdasarkan hasil pengamatan saya, ada 6 digit angka yang muncul di bagian depan, di mana ke-6 digit angka ini lumayan menarik perhatian saya.
Di sana tertera 6 digit bilangan ini; "561-259". Begitu saya menemukan 6 digit bilangan ini saya sedikit tersentak (kaget). Kok bisa ada konfigurasi bilangan seperti itu?
Jika keenam digit bilangan di atas saya bagi menjadi dua bagian besar yang masing-masing terdiri dari 3 digit, maka akan terbentuklah; 561 dan 259.
Dan ternyata kedua kelompok bilangan ini (561 & 259), jika dikonversikan ke dalam sistim "Gematria Yahudi", memunculkan informasi yang menurutku lumayan mengejutkan.
Nah, salah satu alasan (referensi) yang sifatnya "sangat urgen" yang mendorong saya untuk menyampaikan "proposal" ini kepada para pengurus PD, adalah karena 6 digit bilangan di atas.
Berhubung saya bersiap-siap akan ke Gereja, mengingat hari ini adalah "Hari SABAT", maka saya hentikan dulu artikel ini di sini, dan besok baru akan saya lanjutkan bagian keduanya.
Mengacu kepada 6 digit bilangan di atas (561- 259), saya tinggalkan dua PR berikut ini;
Pertama;
Kira-kira ada tidak, yang bisa menafsirkan makna krusial (pesan tersembunyi) di balik 6 digit di atas dan hubungannya dengan nasib PD di Pemilu 2017? Kalau ada yang bisa menjelaskan, syukurlah.
Kedua;
Coba amati foto terlampir. Simak baik-baik "tatanan jari telunjuk" Presiden Partai Demokrat yang pertama.
Setelah itu, coba semua orang Timor Leste, khususnya mereka yang akan (berminat) maju dalam pemilihan Presiden PD yang akan diselenggarakan dalam bulan Desember 2016, maupun akan maju dalam pemilihan Presiden Timor Leste yang akan diselenggarakan di tahun 2017, memeriksa kedua pangkal jari telunjuk masing-masing.
"Apakah di sana, khususnya di area yang oleh para "ahli palmistri" menamainya; BUKIT SULAIMAN, ada tanda khusus berupa (gambar) "HATI" yang melambangkan "Simbol CINTA KASIH ???"
Kalau tanda tersebut tidak ada, maka saran saya, baik kepada mereka yang akan maju dalam pemilihan Presiden PD, maupun mereka yang berminat maju dalam Pemilihan Presiden Timor Leste di Pemilu 2017, banyak-banyaklah melakoni 3B (Berdoa, Bertobat & Bertirakat).
Khusus untuk mereka yang akan maju dalam Pemilihan Presiden Partai Demokrat, saya ingatkan;
"Kalau sampai "Maun Bot" tertentu di Timor Leste "melarang" (tidak merestui) Menteri Pekerjaan Umum untuk maju dalam pemilihan Presiden PD, itu artinya ada sesuatu yang sangat serius yang "bakalan" terjadi dengan (nasib) PD.
Mungkin larangan Maun Bot ini, berhubungan erat dengan tiga kemungkinan, mengapa PD harus terdepak keluar dari koalisi? Khususnya point (kemungkinan) ketiga sebagaimana sebelumnya telah saya sampaikan dalam artikel berbahasa Inggris berjudul;
"PARTIDO DEMOCRÁTICO FROZEN OUT OF THE COALITION".


Sementara sampai di sini dulu. Besok, kalau sempat (tidak ada aral melintang), saya akan meneruskan bagian kedua artikel ini.
Semoga bermanfaat. Salam "Dua Hati" dari "Bukit Sulaiman". Selamat berakhir pekan bersama Keluarga tercinta. Selamat merayakan Sabat suci bagi mereka yang merayakannya.
TUHAN YESUS memberkati,
Bunda Maria merestui,
Santo Yosef melindungi kita semua (hitam & putih). Amin.
Bersambung;

Tidak ada komentar: