Selamat datang di Blog Darah Daud 303. TUHAN YESUS memberkati kita semua (hitam & putih)

Senin, 07 November 2016

LB & FM BERKONTRIBUSI BESAR MELAHIRKAN NKRI (Saya Akan Mengumumkan Rahasia Di Balik Bilangan 380)


NKRI besar karena "pluralitas". Bukan karena "singularitas". Singularitas yang saya maksudkan di sini bukan "singularitas" dalam konteks "fisika". Tapi singularitas yang bersifat "antagonis radikal" (bertentangan) dengan slogan nasional; "Bhinneka Tunggal Ika".

Tanggal 23 Mei 2014, menjelang Piala Dunia di Brasil, saya menerbitkan sebuah artikel dengan thema sentral (thesis); "Timor Leste adalah TANAH TERJANJI".
Dalam artikel tersebut, saya mengumumkan satu daftar yang terdiri dari "8 negara" (yang sudah pernah menjurai Piala Dunia sebelumnya), di mana saya menempatkan GERMANY di urutan ke-4 dan ARGENTINA di urutan ke-5.
Artikel tersebut masih ada di laman FB saya (Antoninho Benjamim Monteiro). Yang belum membaca, silahkan klik saja highlight 23 Mei 2014.
Ternyata GERMANY & ARGENTINA berhasil masuk final. Nah, menjelang pertandingan GERMANY vs ARGENTINA, banyak sekali yang bertanya; "Siapa yang akan muncul sebagai juara?"
Saat itu saya menjawab pertanyaan para sahabat dengan menggunakan "metode steganos" di mana saya meminjam "nama lengkap Rektor Unpaz", dengan mengatakan bahwa Juara Piala Dunia 2014 di Brasil berhubungan erat dengan "nama lengkap" Rektor Unpaz dan wajib memenuhi "Teori Bilangan 380".
Ternyata GERMANY yang berhasil keluar sebagai juaranya. Nah, pertanyaannya adalah; "Hubungan antara GERMANY dan nama lengkap Rektor Unpaz itu di mana?"
Coba Anda konversikan nama GERMANY ke dalam bilangan berdasarkan sistim konversi; Gematria Yahudi. Hasilnya pasti = 563.
GERMANY = G=7, E=5, R=80, M=30, A=1, N=40, Y=400.
Jumlahkan; 7+5+80+30+1+40+400 = 563.
Sekarang kita konversikan nama lengkap Rektor Unpaz (LUCAS DA COSTA) ke dalam bilangan dengan sistim konversi yang sama;
LUCAS = 314
DA = 5
COSTA = 244
Jumlahkan; 314 + 5 + 244 = 563.
Itu artinya; GERMANY = LUCAS DA COSTA = 563
Sudah terjawab khan? Yang belum terjawab adalah; "Teori 380?" Saat itu, hanya berselang kurang dari 1 menit, wasit meniupkan pluit panjang untuk memastikan kemenangan 1:0 GERMANY atas ARGENTINA, saya langsung menulis status singkat sekali (hanya satu kalimat), berbunyi;
"Saya bilang juga apa. Akhirnya tercapai 380".
Kalimat di atas masih ada di laman FB saya (Jika ada yang mau baca; silahkan klik saja highlight 14 Juli 2014).
Saat itu, banyak sahabat yang bertanya; "Tolong jelaskan makna 380 itu dan hubungannya dengan kemenangan Jerman?"
Sampai detik ini, saya belum menjelaskan makna 380 dan hubungannya dengan kemenangan Jerman. Saya hanya janji...janji...dan janji..namun belum juga memenuhinya.

Nah, berhubung saat ini Rektor Unpaz (Porf. Dr. LUCAS DA COSTA,SE,MSi), sedang berada di Jerman dalam rangka mempersiapkan Unpaz (Universidade da Paz) untuk menerima hadiah pada 12 Desember 2016, maka saya ingin sekali memanfaatkan momentum ini untuk menjelaskan makna di balik 380 dan hubungannya dengan munculnya Jerman sebagai Juara Piala Dunia ke-4X di Brasil.
Karena hanya GERMANY, satu-satunya negara kontestan Piala Dunia 2014 yang memenuhi "Teori 380" ini. Negara kontestan lainnya yang tampil di Brasil, tidak satupun memenuhi Teori 380 ini.
Namun jawaban tentang makna di balik Teori 380 ini akan saya jelaskan melalui artikel; OOH PANGERAN HATI: "Riwayatmu Dulu Kini & Esok" (seri dua) yang akan diterbitkan besok.
Sebelum menjelaskan isu 380, wajib hukumnya saya harus mengangkat isu di bawah ini, karena isu di bawah ini berhubungan erat dengan; Ilmuwan kelahiran GERMANY, berdarah Yahudi, ALBERT EINSTEIN.
Setelah GERMANY berhasil mengalahkan ARGENTINA dengan gol semata-wayang; Mario Gotze, maka itu artinya thesis saya (Timor Leste adalah TANAH TERJANJI) bertahan (tidak gugur). Dan waktu itu sejumlah sahabat FB'ers bertanya;
"Kenapa ISRAEL yang adalah "Bangsa Pilihan ALLAH" dan wilayah Israel memiliki status sebagai TANAH TERJANJI, kok wilayah Isarel sangat-sangat kecil, bahkan diklaim tidak memiliki wilayah (karena dianggap mencaplok Tanah Palestina)? Sementara NKRI itu wilayahnya sangat-sangat luas (ada 17 ribu pulau, bahkan sebagian pulau belum memiliki nama, dan tidak ada penghuninya?)
Jawaban saya saat itu;
"NKRI itu sangat luas wilayahnya ketimbang Israel, karena kelahiran NKRI pada 17 Agustus 1945, gara-gara LB & FM dijatuhkan "orang nasrani" dari langit. Kalau saat itu "orang nasrani" tidak menjatuhkan LB & FM dari langit, maka sulit bagi NKRI untuk lahir pada 17 Agustus 1945".
Lalu sahabat itu membalas inbox saya dengan kembali bertanya; "LB & FM itu apa?" Saya saat itu asbun menjawab;
"LB & FM itu lahir dari hasil pemikiran "ORANG YAHUDI". Orang YAHUDI itu adalah; ALBERT EINSTEIN yang merupakan orang kelahiran GERMANY tapi berdarah YAHUDI".
Jadi orang YAHUDI berpikir, kemudian orang NASRANI yang mengimplementasikan. Maka lahirlah NKRI yang begitu besar.
Sahabat itu kembali bertanya; "Ya, tapi LB dan FM itu apa'an?"
Sampai detik ini saya belum juga menjawab pertanyaan sahabat tersebut. Maka melalui catatan singkat ini, sekedar iseng-iseng, sambil menunggu artikel seri kedua (OOH PANGERAN HATI: "Riwayatmu Dulu Kini & Esok") yang akan diterbitkan besok, saya persilahkan para sahabat untuk mencoba menemukan jawaban; "kira-kira apa kepanjangan dari LB & FM?"
Yang jelas LB ini bukan singkatan "Laurensius Benediktus", nama seorang "Jenderal Katolik" jaman doeloe (yaitu; Almarhum Jenderal LB Moerdani, yang pada jaman Presiden Soeharto, menjabat sebagai "Menhankam/Pangab).
Jika kita mencermati konfigurasi peradaban manusia bumi saat ini, maka satu hal krusial yang bisa kita simpulkan adalah bahwa ALLAH merancang segala sesuatunya sedemikian rupa, sehingga tidak ada satu AGAMA pun termasuk tidak ada satu bangsa pun di bumi ini (termasuk Amerika dan Rusia), yang bisa survive (bertahan hidup) tanpa membutuhkan bantuan bangsa dan AGAMA lain.
Kita saling membutuhkan satu sama lain. Maka wajiblah saling mengasihi. Karena itulah "hukum ALLAH" yang paling utama.

"Saya berpikir 99 kali dan hasilnya; saya tidak menemukan apapun. Saya akhirnya capai sendiri dan kemudian memutuskan untuk berhenti berpikir dan mencoba berenang dalam diam. Ternyata saya menemukan kebenaran itu" (Eyang Albert Einstein).
Semoga catatan ini bermanfaat. Salam "Dua Hati" dari "Bukit Sulaiman".
TUHAN YESUS memberkati
Bunda Maria merestui
Santo Yosef melindungi kita semua (hitam & putih). Amin.

Tidak ada komentar: