Selamat datang di Blog Darah Daud 303. TUHAN YESUS memberkati kita semua (hitam & putih)

Jumat, 21 Oktober 2016

ENERGI COSMIC 201 SEDANG BERLAKU MUTLAK BAGI PEMIMPIN 3 NEGARA: VATICAN - AMERIKA SERIKAT - TIMOR LESTE


 Tokoh sentral yang memimpin Takhta Suci Vatican saat ini (Bapa Suci Paus Francis) berada di bawah kekuatan "energi cosmic 201".

Kemunculan Hillary Rodham Clinton sebagai Presiden Amerika ke-45, juga ditopang oleh kekuatan energi cosmic 201.

Nah, Vatican dan Amerika adalah dua negara penting yang sangat mempengaruhi keseluruhan eksistensi Timor Leste.


Sampai saat ini Timor Leste masih berada langsung di bawah Vatican karena Timor Leste belum memiliki seorang Kardinal. Maka itu artinya Kardinalnya Timor Leste adalah Paus Francis.

Nah, karena tokoh-tokoh yang memimpin Vatican dan Amerika, semuanya sedang berada di bawah kekuatan energi cosmic 201, maka hukumnya wajib, tokoh yang akan memenangkan Pemilihan Presiden Timor Leste 2017, juga harus memiliki ID(entitas) 201.

Untuk itu bagi mereka (politikus) di Timor Leste yang memiliki hasrat-hasrat tertentu untuk maju sebagai Calon Presiden dalam Pemilihan Presiden 2017, jika tidak memiliki kekuatan energi 201, maka saran saya, sebaiknya pertimbangkan dulu.

Jangan memasang ekspektasi terlalu tinggi, nanti ujung-ujungnya, minimal sakit mag. Kalau menaruh ekspektasi terlalu tinggi, ternyata gagal, takutnya bukan hanya "gastritis akut" (mag akut) sendiri yang akan muncul, tapi mag akan mengajak teman-temannya yang lain, antara lain hipertensi, diabetes, stroke, osteoporosis, asam urat, impotensi, insomnia dan seterusnya yang akan menyebabkan kualitas hidup Anda menurun.

Padahal sebelumnya kualitas hidup Anda berada di tingkat yang lumayan baik dibandingkan dengan orang-orang di sekitar Anda. Namun hanya gara-gara Anda terlalu berharap mau jadi Presiden Timor Leste, namun ternyata gagal, maka kualitas hidup Anda mengalami degradasi.

 Sekedar info tambahan, hitung-hitung menambah wawasan, coba baca tentang "HC (Hormon Cortisol)" berikut ini.

HC (jangan dibaca: Hillary Clinton) akan memantik lintasan anabolisme pada hati dan lintasan katabolisme pada jaringan otot dan adiposa guna meningkatkan rasio serum gula darah.

Oleh karena itu, seperti hormon pertumbuhan, adrenalin dan glukagon, HC dikatakan memiliki sifat diabetogenik, khususnya karena hormon ini meningkatkan produksi glukosa oleh hati melalui metabolisme glukoneogenesis setelah menstimulasi pelepasan asam amino dari jaringan otot yang diperlukan bagi lintasan metabolisme tersebut, namun menghambat kinerja hormon insulin pada transporter GLUT4 yang disekresi sebagai respon meningkatnya rasio serum gula darah.
Lebih lanjut, HC berperan sebagai stabilisator organel lisosom di dalam sel sehingga mencegah pelepasan enzim proteolitik.

Pada rongga tubuh dan peritoneum, HC menghambat proliferasi fibroblas dan sintesis senyawa interstitial seperti kolagen. Kelebihan glukokortikoid termasuk HC dapat mengakibatkan penipisan lapisan kulit dan jaringan ikat yang menopang pembuluh darah kapiler. Hal ini dapat membuat tubuh menjadi lebih rentan dan mudah cedera.

HC itu dikenal juga sebagai "hormon stres" (S3). Ini berarti, ketika seseorang mengalami stres karena kecewa dalam kehidupan ini, maka tubuh akan bereaksi dengan melepaskan banyak sekali HC ke dalam peredaran darah sistemik yang kemudian memiliki "efek domino" terhadap organ tubuh yang lain.

Nah kalau sudah S1 (stres), maka jaraknya ke S2 dan S3 itu dekat dan prosesnya gampang sekali. Pertama S1 (Stress). Lalu S2 (Stroke). Kemudian S3 (Simiterio). Simiterio boleh dibaca; kuburan.
=================================================================


Dengan demikian, ada sedikit kesimpulan yang bisa kita tarik dari catatan ini, yaitu bahwa berbagai masalah termasuk penyakit yang muncul, bukan karena ALLAH sedang mencobai (dan menghukum) kita, melainkan semua masalah itu memiliki korelasi (hubungan sebab akibat) yang kuat dengan hasrat dan keinginan kita sendiri.

Karena itulah orang bijak bilang; "Bahagia itu sebenarnya simple sekali". Apa itu? "Jangan memiliki keinginan yang terlalu banyak atau terlalu tinggi".

Jika Anda bisa berbahagia dengan hidup sederhana, mengapa harus cari-cari masalah?

Setelah membaca informasi singkat mengenai HC, apakah Anda (yang berhasrat maju dalam Pilpres 2017) menemukan ID(entitas) Anda di dalamnya.

Dalam teks tentang HC di atas, saya sengaja menyisipkan sebuah simbol, yang di baliknya ada "steganos" (pesan tersembunyi) tentang ID(entitas) Presiden 2017, yaitu; GLUT4.

Nah, apakah dalam ID(entitas) Anda, terdapat simbol-simbol GLUT4? Kalau tidak ada GLUT4, sebaiknya lakukan evaluasi ulang, mau terus maju untuk bertarung atau batalkan saja?

Kalau Anda tidak memasang target harus menang, alias sekedar mau mencari pengalaman, dan juga ikut meramaikan aksi politik nasional 2017, ya tidak apa-apa, maju saja, untuk merasakan sendiri bagaimana sensasinya yang akan menyebabkan adrenalin Anda mendidih dan bertumpah ruah saat Anda bertarung.

Anggap saja keikutsertaan Anda di event pesta demokrasi lima tahunan ini sebagai bagian dari "aktualisasi diri" sekalikgus sebagai bentuk "bersosialisasi" dalam skala yang lebih besar.

Sehingga ketika tahun 2022 tiba, Anda kembali maju sebagai Calon Presiden, setidak-tidaknya Anda sudah memiliki pengalaman bertarung dan lebih banyak menguasai medan serta banyak orang yang telah mengenal Anda dengan baik.

Jadi anggaplah keikutsertaan Anda di Pemilihan Presiden 2017 ini adalah bagian dari "investasi".

Investasi waktu
Investasi tenaga
Investasi dana
Investasi ide-ide (program)
Investasi popularitas
Maupun jenis investasi lainnya.

Ingat..! Yang namanya pemimpin itu, muncul karena hasil "seleksi alam" (orang Timor bilang; Selesaun Natureza). Dan yang namanya seleksi alam itu, bersubordinasi terhadap "takdir" (destinho). Dan yang namanya takdir itu ditentukan oleh ALLAH. Hanya ALLAH yang berkuasa atas "takdir manusia".

Kalau ALLAH tidak mentakdirkan Anda untuk menjadi Presiden Timor Leste di tahun 2017, maka jangan sekali-kali berprasangka buruk terhadap ALLAH jika Anda gagal, hanya karena Anda telah meminta Missa berkali-kali atau melakoni "doa novena" berkali-kali, namun ternyata masih kagak terkabul juga.
Mau tahu kenapa Missa yang Anda minta atau "novena 3X Salam Maria" yang Anda lakoni, masih juga gagal membawa Anda menduduki Kursi Presiden Timor Leste ke-6?"

Karena ALLAH bukan mahluk Pemikir layaknya manusia yang suka sekali menukar-nukar takdir orang berdasarkan tingkat kepatuhan kemanusia. Sementara yang namanya takdir kita itu kagak mungkin "ketukar" sama takdir orang lain, hanya karena alasan "missa", alasan noven 3X Salam Maria atau bahkan "Puasa Senin-Kemis".

Bayangkan saja, kalau takdir itu bisa dirubah-rubah berdasarkan doa melalui missa, atau doa novena 3X Salam Maria atau berdasarakan "Puasa Senin-Kemis", maka apa jadianya kalau semua Calon Presiden yang maju dalam Pemilihan Presiden 2017 memanjatkan doa melalui "missa", melakoni doa Novena 3X Salam Maria dan juga menjalani Puasa Senin-Kemis (???)

Eyang Subur bilang: "Jika kita tidak bisa miliki apa yang kita senangi, maka senangilah apa yang kita miliki" agar kita tidak berubah menjadi manusia "gegana" (gelisah galau dan merana).
Semoga catatan ini bermanfaat.

TUHAN YESUS memberkati
Bunda Maria merestui
Santo Yosef melindungi kita semua (hitam & putih). Amin.

Tidak ada komentar: