Selamat datang di Blog Darah Daud 303. TUHAN YESUS memberkati kita semua (hitam & putih)

Selasa, 27 September 2016

TEATRUM GLORIAM DEI & KEMUNCULAN HILLARY RODHAM CLINTON SEBAGAI PRESIDEN USA KE-45 (bagian: 1)


"Bilangan tidak pernah membohongi manusia. Suatu saat Timor Leste akan menjadi negara Protektorat Amerika".

Donald Trump berkata; "YOUR PRESIDENT"
Tadi saya ikut menonton (full) acara debat pertama "Capres" (Calon Presiden) USA ke-45, yang berlangsung lumayan seru.
Capres dari Partai Demokrat (Hillary Clinton) sempat di-bully lawannya (Donald Trump).
Pernyataan Donald Trump ramai dibicarakan di sosmed (sosial media). Banyak sekali nitizen yang merasa kecewa dengan pernyataan Capres dari Partai Republik ini, ketika Donald Trump, sambil menatap tajam ke arah Hillary Clinton, berkata sinis;

================================================
"Ancaman terbesar yang dihadapi dunia adalah senjata nuklir. Bukan pemanasan global seperti yang kamu pikirkan dan juga yang Presidenmu (Obama) pikirkan".
================================================
Coba baca kutipan dalam Bahasa Inggris berikut ini;
Donald Trump referred to President Obama as “your president” during the first presidential debate on Monday, much to many people’s chagrin on social media.
Trump, made the reference after saying that the greatest threat facing the world is nuclear weapons. He then turned to Hillary Clinton and said, “Not global warming like you think and your President thinks,” referring to Obama

SIAPAKAH YANG AKAN MUNCUL SEBAGAI PEMENANG?
Banyak sahabat FB'ers yang bertanya pada saya;
"Siapakah yang akan keluar sebagai pemenang? Apakah Hillary Clinton? Atau Donald Trump?"
Jujur saja, karena saya bukan peramal atau paranormal, maka kalau saya ditanya, saya merasa tidak tahu. Tapi kalau saya tidak ditanya, saya justeru merasa tahu (ungkapan Filsuf Agung masa lalu).
Namun walau demikian, walau saya tidak tahu, saya akan bersikap seolah-olah saya tahu (alias sotoy" = sok tahu).
Menurutku, yang akan muncul sebagai pemenang antara Donald Trump dan Hillary Clinton adalah; ....???? Akan saya bahas di edisi berikutnya. Sementara, untuk seri pertama, cukup ini saja dulu.
Judul utama artikel ini adalah; TEATRUM GLORIAM DEI & PRESIDEN USA KE-45. Sementara sub judulnya adalah;
"Bilangan tidak pernah membohongi manusia. Suatu saat Timor Leste akan menjadi Negara Protektorat Amerika".
Artikel ini akan diterbitkan tiap "7 hari". Saya sengaja memilih rentang waktu "7 hari", selain karena saya masih harus meneruskan lanjutan artikel yang lain, juga ada alasan lainnya, yaitu gara-gara Hillary Rodham Clinton, mengunjungi Dili, selama "7 jam", pada 6 September 2012. Nah, rentang waktu "7 jam" ini saya konversi menjadi "7 hari".
Di bagian akhir artikel ini (Lampiran), Anda bisa membaca salah satu berita mengenai kunjungan Hillary Clinton di Dili selama "7 jam" pada 6 September 2012, yang saya sadur dari sumber lain.
Semoga catatan ini bermanfaat.
Salam Dua Hati dari Bukit Sulaiman.
TUHAN YESUS memberkati
Bunda Maria merestui
Santo Yosef melindungi kita semua (hitam & putih). Amin.
BERSAMBUNG;
Lampiran;
HILLARY CLINTON MENCICIPI KOPI TIMOR LESTE
Meski tidak mendampingi Bill Clin­ton, Hillary Clinton me­nyem­pat­kan diri menonton sua­minya berpi­dato. Bekas Ibu Ne­gara AS itu me­nonton video Clinton sambil menikmati se­cangkir kopi khas Timor Leste, di ibukota Dili, sekitar 16 ribu km dari sang suami, yang sedang mem­berikan dukungan bagi Barack Obama. Hillary Clinton tak lupa memuji pidato suaminya.
Hillary menonton Clinton pi­dato di Kedutaan Besar Amerika Serikat di Dili. “Sebuah kehor­matan untuk Bill bisa hadir untuk mengumumkan nominasi calon presiden dari Demokrat. Dan sa­ya sebagai warga Ame­rika Seri­kat merasa sangat bang­ga. Pida­tonya bagus,” ujar Hi­llary selepas berbicara di te­lepon dengan sang suami.
“Ini adalah konvensi pertama yang tidak bisa saya hadiri. Sejak be­berapa dekade lalu, Menteri Luar Negeri memang tak meng­hadiri konvensi po­litik. Hal ini meru­pakan tuntutan bagi kami untuk tidak mem­berikan du­kungan ke­pada calon manapun. Saya setuju dengan ke­bijakan tersebut,” katanya.
Hillary tiba di Dili, ke­ma­rin pa­gi. Kedatangannya di­sam­but anak-anak sekolah yang berbaris di ping­gir jalan, sambil melam­baikan ben­dera Timor Leste dan AS. Dalam kunjungan selama tu­juh jam ini, dia ber­te­mu Pre­siden Taur Matan Ruak dan Perdana Menteri Xa­nana Gusmao.
Meski tidak datang membawa duit bantuan, kedatangan Hillary Clinton diharapkan dapat mem­beri sinyal kepada negara-negara ASEAN (Asosiasi Negara-ne­gara Asia Tenggara) agar mem­buka kesempatan bagi Timor Leste untuk bergabung.
Selama ini sebagian besar anggota ASEAN menolak Timor Leste karena menggangap negara itu masih jauh tertinggal baik da­ri segi politik maupun ekonomi.
“Ke­kerasan substansial masih banyak terjadi di Timor dan me­reka mengalami kesulitan untuk me­nyelesaikannya,” terang pe­ja­bat AS yang ikut dalam per­ja­la­nan Hillary Clinton.
“Ini menjadi beban berat bagi ASEAN secara keseluruhan. Me­reka merasa Timor Leste belum siap dan membutuhkan banyak bantuan agar sejajar dengan ne­gara lain yang menjadi anggota ASEAN,” kata pejabat tersebut.
Hillary Clinton menjadi Men­lu AS pertama yang mengun­jungi Timor Leste sejak lepas dari Indo­nesia pada 2002. Pada ke­sem­patan itu, dia mengumum­kan bantuan 6,5 juta dolar AS (sekitar Rp 62,1 mi­liar) berupa beasiswa pen­di­di­kan di AS bagi pelajar Timor Leste.
Dalam kunjungan singkatnya ke negara muda tersebut, Hillary Clinton menyempatkan diri me­ngunjungi pabrik pengepakan biji kopi Badan Pembangunan Inter­nasional Amerika Serikat (USAID). Pabrik itu telah men­jadi peng­eks­por kopi terbesar di sana dengan angka penjualan mencapai 10 juta dolar AS (seki­tar Rp 95,6 miliar) setiap tahun.
“Kopinya enak-enak,” puji Hillary Clinton yang menyem­patkan menyicipi kopi dari pab­rik tersebut.
Timor Leste dipisahkan Laut Timor dari Darwin, Australia, tempat 2.500 anggota marinir AS bertugas. Kehadiran pasuk­an AS itu dipandang sebagai langkah mengimbangi mening­katnya pengaruh China.
Pada Kamis petang, Nyonya Clinton ber­­tolak ke Brunei Darus­al­lam. [Harian Rakayt Merdeka]
TEATRUM GLORIAM DEI adalah Bahasa Latin, yang artinya; Pentas Kemuliaan ALLAH.

Tidak ada komentar: