Selamat datang di Blog Darah Daud 303. TUHAN YESUS memberkati kita semua (hitam & putih)

Selasa, 20 September 2016

SIAPAKAH MANUSIA SABAT ITU SESUNGGUHNYA?

"Menjadi manusia beriman melalui bertanya" 
(Rev. Padre Martinho G. S. Gusmao, dalam bukunya berjudul; HANS-GEORG GADAMER; Penggagas Filsafat Hermeneutik Modern yang Mengagungkan Tradisi, terbitan Kanisus).
Akhir-akhir ini sejumlah sahabat FB'ers selalu menanyakan tentang "Kesaksian Iman" yang dipublikasikan Companheiro Gregorius Seran, melalui laman FB -nya.
Pertanyaan yang umumnya selalu diajukan ke saya adalah;
"Dalam sejumlah kesaksian anda, anda mengatakan bahwa MANUSIA SABAT itu hanya ada satu dan di tubuhnya ada sejumlah tanda-tanda ajaib, sebagaimana disebutkan Sdr. Gregorius Seran melalui kesaksiannya. Apakah belun Gregorius Seran itulah MANUSIA SABAT yang anda maksudkan selama ini?"
Dan yang paling anyar (baru), pertanyaan dari seorang sahabat FB'er (dengan inisial; SAS), pada hari Senin, 19 September 2016, melalui inbox, jam 15;06; "Apakah kalian memiliki misi yang sama?
Sahabat itu melampirkan juga isi "Kesaksian" yang dipublikasikan Companheiro Gregorius Seran, sebagaimana bisa Anda baca pada bagian akhir artikel ini (baca di LAMPIRAN).
Setelah membaca isi "Kesaksian" Companheior Gregorius Seran yang terdiri dari "16 point", sebagaimana dilampirkan sahabat SAS via inbox, poin ke-14 benar-benar menarik perhatian saya.
Poin ke-14 yang menarik perhatian saya adalah tentang sejumlah tanda-tanda lahir yang sungguh-sungguh ajaib, yang disebutkan CompanheiroGregorius Seran (saya copy-paste langsung dan saya letakkan dalam baris atau garis putus-putus berikut ini), yaitu;
================================================
14. Tuhan telah berkenan memberikan tanda-tanda suci kepadaku berupa:
• Angka 2 dan huruf D.
• Cawan suci.
• Pedang Roh.
• Hati Kudus Yesus.
• Angka 7, hari yang ketujuh Sabtu suci di telapak tangan kananku untuk direstorasi kembali dan angka 7 di telapak kaki kiriku karena manusia telah menginjak-injak hukum Sabat yaitu hukum yang ke-4 di dalam 10 Perintah Allah selama ribuan tahun.
• Peta Timor Loro Sae.
• Nama kodeku semenjak saya terlibat di Organisasi RENETIL region KALOHAN Yogyakarta.
==============================================

Berdasarkan "Kesaksian" sahabatku itu, khususnya "pengakuannya" mengenai "sejumlah tanda lahir" yang ada di tubuhnya, yang oleh sahabatku itu diberi nomenklatur (kategroial) sebagai "tanda-tanda suci", maka mengacu kepada sejumlah artikel saya sebelumnya (terutama artikel-artikel tahun: 2013, 2014 & 2015), di mana saya telah menuliskan berkali-kali dalam artikel bahwa "Kesaksian" saya akan bermuara kepada munculnya "MANUSIA SABAT" yang ada dalam tubuh RENETIL, yang memiliki sejumlah "tanda ajaib" di tubuhnya, antara lain tanda-tanda yang telah disebutkan oleh Companheiro Gregorius Seran dalam poin ke-14, dan MANUSIA SABAT itu hanya ADA SATU (tidak ada dua apalagi tiga), maka itu artinya, "pengakuan terbuka" (kepada publik) tentang tanda-tanda lahir di tubuh Companheiro Gregorius Seran, maka Companheiro Gregorius Seran, sadar atau tidak, Companheiro Gregorius Seran telah menempatkan dirinya di hadapan publik sebagai MANUSIA SABAT yang ASLI.
Selama sekian tahun memberikan "Kesaksian", saya belum satu kali pun memperkenalkan secara terbuka kepada publik; mengenai siapa sesungguhnya MANUSIA SABAT itu?
Selama ini saya hanya sebatas menyebutkan bahwa MANUSIA SABAT itu ada dalam Organisasi RENETIL dan di tubuh MANUSIA SABAT ada sejumlah "tanda lahir yang sangat ajaib", sebagaimana disebutkan Companheiro Gregorius Seran dalam "Kesaksiannya".
Dan dalam sejumlah artikel saya, saya tuliskan di sana bahwa "Kesaksian" saya akan harus bermuara kepada munculnya MANUSIA SABAT di kemudian hari.
Dan kini Companheiro Gregorius Seran, telah muncul dan membuat "pengakuan terbuka" tentang sejumlah tanda lahir yang ada di tubuhnya, sebagaimana disebutkan dalam poin ke-14.
Dan berhubung saya telah berkali-kali menyatakan bahwa MANUSIA SABAT itu hanya ada SATU, tidak ada duanya, maka pengakuan terbuka yang disampaikan Companheiro Gregorius Seran, mengandung konsekuensi logis, di mana, jika Companheiro Gregorius Seran adalah benar-benar MANUSIA SABAT yang ASLI (bukan jadi-jadian), maka Companheiro Gregorius Seran, wajib hukumnya, harus "memenuhi TAKDIR-nya" (misinya) sebagai MANUSIA SABAT.
Memenuhi TAKDIR yang manakah itu? Tentunya ALLAH (KRISTUS) telah memberitahukannya kepada Companheiro Gregorius Seran.

Secara pribadi, saya tidak menganggap, "pengakuan terbuka" tentang isi "poin ke-14", adalah sebuah "lelucon belaka". Saya menganggap apa yang dituliskan Companheiro Gregorius Seran dalam poin ke-14, adalah sesuatu yang sangat-sangat serius.
Dan saya yakin, Companheiro Gregorius Seran tidak sedang mencoba untuk "melakukan kebohongan publik". Tentunya Beliau telah memeriksa berkali-kali tanda-tanda lahir itu di tubuhnya, dan kemudian "meyakini" betul bahwa tanda-tanda ajaib itu adalah 'Karya ALLAH", maka kemudian Compaheiro Gregorius Seran memutuskan untuk membuat sebuah "pengakuan publik".
Dan karena Companheiro Gregorius Seran telah membuat "pengakuan publik" tentang "tanda-tanda ajaib" tersebut, maka itu artinya, jika ALLAH benar-benar telah memutuskan untuk "mengukir simbol-simbol ajaib" di tubuh seseorang, sebagaimana disebutkan Companheiro Gregorius Seran, maka itu berarti Companheiro Gregorius Seran, adalah benar-benar MANUSIA SABAT yang ASLI, bukan "manusia sabat jadi-jadian".
SIAPA SESUNGGUHNYA MANUSIA SABAT ITU?
Pertanyaan sederhananya adalah; "Siapakah MANUSIA SABAT itu?" Jawabannya sederhana sekali, meskipun mungkin di tangan para Teolog, pertanyaan sederhana ini akan dijawab dengan "bahasa tinggi", dengan istilah-istilah rumit" yang di mata orang awam, terlihat sangat "berkelas". Padahal jawabannya sederhana sekali, sesederhana pertanyaan itu sendiri, yaitu; "SIAPAKAH SESUNGGUHNYA MANUSIA SABAT ITU?"
"MANUSIA SABAT adalah seseorang yang dalam tubuhnya harus mengalir DARAH DAUD & DARAH SALOMO". Semenjak saya memberikan "kesaksian" mengenai MANUSIA SABAT, ini adalah untuk pertama kalinya saya membuat "defenisi" (yang sangat sederhana), mengenai MANUSIA SABAT.

"Mengapa harus DARAH DAUD & DARAH SALOMO?"
Karena DAUD adalah anak ke-7 (berdasarkan Kitab 1 Tawarikh; pasal 2, ayat; 15), sementara SALOMO adalah anak ke-4 (sebagaimana tertulis dalam Kitab 1 Tawarikh, pasal 3, ayat 5).
Ketika kita berbicara mengenai MANUSIA SABAT, bukankah kita berbicara mengenai Hukum ALLAH yang ke-4 di mana ALLAH memerintahkan manusia untuk HARUS menguduskan Hari yang ke-7? Dan hari ke-7 itu adalah Hari SABTU, bukan Hari MINGGU.

"Pernahkah dalam 73 Kitab Suci orang KATOLIK ROMA, mulai dari Kitab KEJADIAN sampai Kitab WAHYU, Anda menemukan satu ayat saja, di mana ALLAH memerintahkan agar manusia harus menguduskan Hari Minggu?" Kalau ada, tunjukkan saja.
Dengan demikian maka, siapa pun yang memiliki tanda-tanda ajaib, sebagaimana disebutkan Companheiro Gregorius Seran dalam "Kesaksiannya", khususnya di poin ke-14, maka dia adalah sungguh-sungguh MANUSIA SABAT yang ASLI yang dalam tubuhnya benar-benar mengalir DARAH DAUD & DARAH SALOMO.
Jika Companheiro Gregorius Seran benar-benar memiliki tanda-tanda tersebut, saya secara tulus memberikan "dukungan penuh", agar Companheiro Gregorius Seran harus meneruskan "Kesaksiannya" sampai "titik darah penghabisan" (until the point of no return).
Fahamilah secara "cerdas" maksud saya ketika dengan sengaja saya menggunakan konstruksi kata-kata yang membentuk kalimat krusial berbunyi; "TITIK DARAH PENGHABISAN".
Alasan saya menggunakan konstruksi kalimat semacam itu, karena untuk membuktikan seseorang benar-benar mewarisi DARAH DAUD dan DARAH SALOMO, tidak hanya berhenti di "pengakuan".
Pada "Perjamuan Tarakhir", ketika KRISTUS YESUS mengaku kepada murid-murid-Nya bahwa DIA adalah benar-benar GURU dan benar-benar TUHAN (sebagaimana tertulis dalam Injil St. Yohanes, pasal 13, ayat; 13), KRISTUS buktikan dengan "Penyerahan Diri-Nya secara total kepada kehendak BAPA" untuk mengalami sebuah "KEMATIAN PUBLIK", yang mengerikan, dan disusul dengan "Kebangkitan-Nya Yang Ilahi".
Maka hukumnya sama. Siapa pun di antara kita yang mengaku sebagai "MANUSIA SABAT yang tak lain adalah KETURUNAN DAUD melalui jalur SALOMO", maka wajib hukumnya, dia juga harus mengalami "kematian publik", guna membuktikan kepada dunia bahwa dia memang benar-benar KETURUNAN DAUD dari jalur SALOMO.
Kini, setelah Companheiro Gregorius Seran membuat pengakuan publik seperti itu, dengan menyebutkan sejumlah tanda lahir ajaib dalam tubuhnya, maka wajib hukumnya, Companheiro Gregorius Seran harus memenuhi TAKDIR-nya sebagai MANUSIA SABAT, yaitu bersaksi hingga TITIK DARAH PENGHABISAN guna membuktikan kepada dunia bahwa dalam diri Companheiro Gregorius Seran, benar-benar mengalir DARAH DAUD & DARAH SALOMO.
=================================================
"Tidak ada seorangpun yang yang dapat mengambil sesuatu bagi dirinya, kalau tidak dikaruniakan dari Sorga" (Yohanes; 3:27). 
================================================
Semoga catatan ini bermanfaat.
Salam "Dua Hati" dari "Bukit Sulaiman".
TUHAN YESUS memberkati
Bunda Maria merestui
Santo Yosef melindungi kita semua (hitam & putih). Amin.
LAMPIRAN (Isi Kesaksian Companheiro Gregorius Seran).

================================================
KESAKSIAN IMANKU SELAMA PERJALANAN KE SURGA DAN NERAKA.
Untuk mengenang kembali hari ulang tahunku yang jatuh pada tanggal, 7 Agustus, saya ingin menghaturkan puji dan syukur ke hadirat Tuhan Yesus, Ibunda Maria dan Malaikat Pelindungku, Malaikat Rafael yang sudah berkenan menemani dan mengantarkanku ke Surga.
1. Saya berbaris bersama sama dengan banyak orang kemudian Malaikat memintaku untuk mengangkat tangan kananku dan memperlihatkan angka 7 di
telapak tangan kananku, angka 7 adalah hari yang ke-7 Sabtu suci tapi saat ini,
hari tersebut manusia sengaja melupakan dan diganti dengan hari Minggu. 
Kemudian Malaikat menemaniku terbang ke Surga, Surga berada di atas langit 
yang tidak bisa dilihat oleh mata fisik, keadaan di Surga penuh dengan 
kedamaian, pada saat itu rohku merasakan kenyamanan, damai yang sungguh 
luar biasa, yang belum pernah saya rasakan di bumi.
2. Selama dalam perjalanan ke Surga maupun kembali ke bumi bersama Malaikat Rafael, saya selalu berdoa, Doa Bapa kami, Doa Salam Maria dan Kemuliaan.
3. Tuhan Yesus dan Ibunda Maria membukakan pintu Surga untuku, ketika saya
masuk ke dalam satu rumah yang telah disediakan untuk saya, anehnya di
dalam rumah tersebut sudah ada Burung Surya yang besar telah menunggu saya.
4. Tuhan Yesus menerima dan mengajarku banyak hal.
5. Tuhan Yesus menemaniku naik ke satu puncak gunung kemudian Tuhan Yesus
memperlihatkan kepada saya panorama alam yang terbentang luas.
6. Tuhan Yesus memintaku untuk terus memberi kesaksian berdasarkan Kitab
suci (Alkitab).
7. Saya diperkenankan oleh Tuhan Yesus untuk berkunjung ke Neraka, Neraka
berada di bawah, di tengah-tengah perut bumi, saya melihat banyak manusia 
yang dulunya hidup di dunia, mereka telah melanggar 10 Perintah Allah, 
mereka dibakar hidup-hidup dalam api abadi yang sedang menyala-nyala, 
mereka menjerit dan menangis minta tolong kepada Tuhan untuk
membebaskan mereka dari api Neraka tapi Tuhan menjawab: kalian sudah 
terlambat, seharusnya kalian harus bertobat selagi masih ada kesempatan 
hidup di dunia.
8. Tuhan menyinariku dengan sinar bintang dan bulan dan pakaian yang saya
pakai bersinar keemasan.
9. Tuhan memperlihatkan Salib-Nya yang suci kepadaku sebanyak 3 kali.
10. Malaikat Rafael menemaniku terbang dan berjalan di atas air laut sambi 
menyaksikan banyak orang yang mati dan mayat mereka terapung di laut 
karena terjadinya gempa di suatu pulau.
11. Tuhan bersabda kepadaku bahwa: semua tanda-tanda suci yang terdapat 
pada sekitar tubuhku, dilukis langsug oleh Tangan Tuhan yang Maha suci 
semenjak saya masih dikandungan ibuku.
12. Tuhan mengajarku bahwa hari yang diberkati dan dikuduskan oleh Tuhan 
adalah hari yang ke-7 hari Sabtu dan bukan hari Minggu, Firman ini 
berdasarkan 10 Perintah Allah yang diterima oleh Nabi Musa di gunung Sinai.
(Exodus/Keluaran 20:1-17 & Deuteronomy/Ulangan 5:6-21).
13. Tuhan Yesus bersabda bahwa waktuku akan tiba jika saya telah berusia 40 tahun.
14. Tuhan telah berkenan memberikan tanda-tanda suci kepadaku berupa:
• Angka 2 dan huruf D.
• Cawan suci.
• Pedang Roh.
• Hati Kudus Yesus.
• Angka 7, hari yang ketujuh Sabtu suci di telapak tangan kananku untuk 
direstorasi kembali dan angka 7 di telapak kaki kiriku karena manusia telah 
menginjak-injak hukum Sabat yaitu hukum yang ke-4 di dalam 10 Perintah 
Allah selama ribuan tahun.
• Peta Timor Loro Sae.
• Nama kodeku semenjak saya terlibat di Organisasi RENETIL region KALOHAN
Yogyakarta.
15. Bunda Maria adalah Bunda Penolongku (Maria Auxiliadora).
16. Malaikat Pelindungku adalah Malaikat Rafael.
Berbahagialah mereka yang tidak melihat Aku namun percaya. (JOHN / YOHANES 20:29).
Barangsiapa bertelinga, hendaklah ia mendengar. (REVELATION / WAHYU 13:9).
Tuhan Yesus bersabda: Berbahagialah kamu, jika karena Aku kamu dicela dan dianiaya dan kepadamu difitnahkan segala yang jahat. Bersukacita dan bergembiralah, karena upahmu besar di surga, sebab demikian juga telah dianiaya nabi-nabi yang sebelum kamu = Lord Jesus said: Happy are you when people reproach you and persecute you and lyingly say every sort of wicked thing against you for my sake. Rejoice and be overjoyed, since your reward is great in the heaven, for in that way they persecuted the prophets prior to you. (MATTHEW / MATIUS 5:11-12)
GLORIA – DEO GRATIAS
AMIN
GREGORIUS SERAN
===========================================

Tidak ada komentar: