Selamat datang di Blog Darah Daud 303. TUHAN YESUS memberkati kita semua (hitam & putih)

Kamis, 14 Juli 2016

PRESIDEN TAUR MATAN RUAK TINGGAL MEMILIH DI ANTARA: "TAPAK KAKI SULAIMAN ATAU BANGSA TERKUTUK" (bag: 3)

“Siapa menjaga mulutnya, memelihara nyawanya, siapa yang lebar bibir akan ditimpa kebinasaan” (Amsal 13:12)

Pada seri ke-3 ini saya hanya ingin membahas sedikit mengenai angka "429". Simak baik-baik dari mana datangnya angka "429".

Setahun lalu, tepatnya tanggal 9 Mei 2015, saya menerbitkan artikel berjudul; JUARA EURO CUP 2016 DI PERANCIS ADALAH NEGARA KERAJAAN. Artikel tersebut masih ada di laman FB saya (Antoninho Benjamim Monteiro).
Jika kita menghitung antara tanggal di mana artikel tersebut diterbitkan (yaitu; 9 Mei 2015), sampai tanggal dilangsungkannya laga final (yaitu: 11 Juli 2016), ternyata durasi (rentang) waktunya adalah tepat "429" hari.
Lalu apa makna di balik bilangan "429" ini?
Coba Anda konversikan frasa; TAKHTA DAUD ke dalam "Bilangan Pythagoras". Pasti hasil konversinya muncul angka: 429.
TAKHTA = 220
DAUD = 209
Jumlah: 220+209 = 429
Nah, TAKHTA DAUD inilah yang sejatinya mengisi nomor urut 4 dalam daftar nominasi, namun tidak diumumkan pada tanggal 9 Mei 2015. Sehingga daftar nominasi yang diumumkan saat itu hanya terdiri dari 4 negara kerajaan dengan urutan;
(1). Spanyol
(2). Inggris
(3). Swedia
(5). Belanda
Kini, setelah hasil Euro Cup defenitif, urutan daftar adalah;
(1). Spanyol
(2). Inggris
(3). Swedia 
(4). TAKHTA DAUD 
(5). Belanda
Setelah negara-negara kerajaan berguguran, banyak sekali yang menghujat saya habis-habisan, hanya gara-gara judul artikel; 9 Mei 2015 yang berbunyi; JUARA EURO CUP 2016 DI PERANCIS ADALAH NEGARA KERAJAAN.
Yang tidak difahami sama sekali oleh banyak Pembaca, terutama para "haters" (penghujat); adalah bahwa thema sentral (thesis) Euro Cup 2016 berbunyi; KETURUNAN MATANYA, sebagaimana saya sampaikan melalui artikel edisi; 10 Mei 2015.
Jadi 9 Mei 2015, setelah menerbitkan artikel berjudul; JUARA EURO CUP 2016 DI PERANCIS ADALAH NEGARA KERAJAAN, pada keesokan harinya, 10 Mei 2015, saya kembali menerbitkan THESIS Euro Cup 2016 berbunyi; KETURUNAN MATANYA.
Sebagaimana sudah saya sampaikan jauh sebelum digelarnya laga final antara Portugal vs Perancis, bahwa thema (thesis) KETURUNAN MATANYA dipilih untuk memastikan;
"Apakah suatu saat, jika Timor Leste berubah menjadi negara kerajaan, yang harus menjadi raja adalah KETURUNAN MATANYA atau bukan KETURUNAN MATANYA?
Untuk menjawab pertanyaan di atas, maka ALLAH akan memberikan jawaban melalui hasil Euro Cup 2016.
Jika suatu saat, yang harus menjadi Raja Timor Leste adalah KETURUNAN MATANYA, maka wajib hukumnya, negara yang harus menjuarai Euro Cup 2016 adalah "negara kerajaan".
Tapi ternyata semua negara kerajaan berguguran. Hanya Wales yang bertahan sampai fase semifinal, kemudian dikalahkan Portugal dengan skor; 2:0.
Ini artinya, sebelum laga final digelar, ALLAH sudah memberikan jawaban bahwa; "Yang akan menjadi Raja Timor Leste di masa depan, bukanlah KETURUNAN MATANYA. Yang artinya thesis Euro ; KETURUNAN MATANYA harus gugur.
Kenapa thesis KETURUNAN MATANYA harus digugurkan ALLAH? Karena KETURUNAN MATANYA sudah "disembelih habis" pada ribuan tahun yang lalu, bahkan lebih dari 500 tahun sebelum KRISTUS datang ke dunia.


 Coba simak kutipan Kitab II Raja-raja berikut ini;
=============================================
RUNTUHNYA KERAJAAN YEHUDA (Kitab II Raja-raja; 25: 1-7)
==============================================
(1). Maka pada tahun kesembilan dari pemerintahannya, dalam bulan yang kesepuluh, pada tanggal sepuluh bulan itu, datanglah Nebukadnezar, raja Babel, dengan segala tentaranya menyerang Yerusalem. Ia berkemah mengepungnya dan mendirikan tembok pengepungan sekelilingnya.
(2). Demikianlah kota itu terkepung sampai tahun yang kesebelas zaman raja Zedekia.
(3) Pada tanggal sembilan bulan yang keempat, ketika kelaparan sudah merajalela di kota itu dan tidak ada lagi makanan pada rakyat negeri itu,
(4) maka dibelah oranglah tembok kota itu dan semua tentara melarikan diri malam-malam melalui pintu gerbang antara kedua tembok yang ada di dekat taman raja, sekalipun orang Kasdim mengepung kota itu sekeliling. Mereka lari menuju ke Araba-Yordan.
(5) Tetapi tentara Kasdim mengejar raja dari belakang dan mencapai dia di dataran Yerikho; segala tentaranya telah berserak-serak meninggalkan dia.
(6) Mereka menangkap raja dan membawa dia kepada raja Babel di Ribla, yang menjatuhkan hukuman atas dia.
(7) Orang menyembelih anak-anak Zedekia di depan matanya, kemudian dibutakannyalah mata Zedekia, lalu dia dibelenggu dengan rantai tembaga dan dibawa ke Babel.
-------------------------------------------------------------------------------
Kiranya perlu saya sampaikan bahwa 7 ayat di atas saya kutip dari sebuah Kitab rahasia, tepatnya di halaman; "448".
Jika di seri pertama artikel ini, saya mengutip dari halaman "844". Kini kebalikannya, saya kutip dari halaman "448".
Nantinya saya juga akan mengutip dari halaman; "484".
Dengan membaca teks di atas, khususnya ayat 7, tertulis jelas di sana bahwa KETURUNAN MATANYA disembelih di depan raja Matanya yang memiliki nama lain "Zedekia".
Nama sebelumnya adalah "Matanya". Setelah diangkat menjadi raja Yehuda oleh raja Babel yang bernama Nebukadnezar, raja Matanya mengganti namanya menjadi; Zedekia.
Dengan membaca teks di atas, wajib hukumnya, negara kerajaan tidak boleh menjuarai Euro Cup 2016. Bagaimana mungkin ALLAH membiarkan "negara kerajaan" menjuarai Euro Cup 2016 untuk mempertahankan thesis KETURUNAN MATANYA, sementara anak-anak matanya telah disembelih habis?
Lalu kenapa para penghujat mengolok-olok, menghujat, mencaci-maki saya habis-habisan, begitu melihat negara-negara kerajaan berguguran??? Apa karena kalah judi besar-besaran? Siapa suruh berjudi?
Melalui event akbar Euro Cup 2016, ALLAH memastikan kebenaran yang telah tertulis dalam Kitab Suci. Lalu mengapa para penghujat harus "menghujat Pekerjaan ROH KUDUS?"
Siapa yang menghujat saya, dia menghujat "Pekerjaan ROH KUDUS". Karena bukan saya yang datang ke Perancis untuk mengatur segala sesuatunya. Ini semua adalah "Pekerjaan ROH KUDUS".
Da Kitab Suci telah mencatat bahwa; "Siapa yang menghujat ROH KUDUS, upahnya adalah "maut", karena dosanya tidak bisa diampuni. Silahkan Anda baca kutipan-kutipan di bawah ini;
================================================
Matius: 12:31-32; Sebab itu Aku berkata kepadamu: Segala dosa dan hujat manusia akan diampuni, tetapi hujat terhadap Roh Kudus tidak akan diampuni. Apabila seorang mengucapkan sesuatu menentang Anak Manusia, ia akan diampuni, tetapi jika ia menentang Roh Kudus, ia tidak akan diampuni, di dunia ini tidak, dan di dunia yang akan datang pun tidak".
Juga ada dalam Mark 3:28-29 dan Luk 12:10.
Mark 3:28-29 : (28) Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya semua dosa dan hujat anak-anak manusia akan diampuni, ya, semua hujat yang mereka ucapkan. (29) Tetapi apabila seorang menghujat Roh Kudus, ia tidak mendapat ampun selama-lamanya, melainkan bersalah karena berbuat dosa kekal."
Luk 12:10 : Setiap orang yang mengatakan sesuatu melawan Anak Manusia, ia akan diampuni; tetapi barangsiapa menghujat Roh Kudus, ia tidak akan diampuni. 
==============================================
Yang ditekankan bukan penghinaan terhadap diri/pribadi ROH KUDUS melainkan terhadap pekerjaan ROH KUDUS.
-------------------------------------------------------------------------

Lidah kita bisa berubah menjadi racun
Mulut kita bisa berubah menjadi kuburan
Semakin sering lidah kita bergetar
Akan semakin banyak racun beredar
Semakin lebar mulut kita terbuka
Akan semakin banyak kuburan menganga
Engkau selalu berkata kepadaku:
Lukamu adalah sukaku
Lukaku adalah dukamu
Jika demikian adanya
Manakah di antara engkau dan aku 
Yang adalah orang baik?
Kamu atau aku?
Yang pasti bukan "atau".
Semoga catatan ini bermanfaat
Salam "Dua Hati" dari "Bukit Sulaiman"
TUHAN YESUS memberkati
Bunda Maria merestui
Santo Yosef melindungi kita semua (hitam & putih). Amin.
BERSAMBUNG;

Tidak ada komentar: