Selamat datang di Blog Darah Daud 303. TUHAN YESUS memberkati kita semua (hitam & putih)

Rabu, 18 Mei 2016

TIDAK ADA PEMBATALAN KUNJUNGAN AIR LAUT YANG AKAN MENYUCIKAN KOTA DILI YANG TELAH MENJADI NAJIS



Ada sahabat yang menanyakan; 

"Apakah 'Air Laut' yang akan mengunjungi Kota Dili dibatalkan, setelah Real Madrid & Atletico Madrid yang melambangkan KURSI ANAK DAUD lolos ke babak final Liga Champions?"


Tanggapan saya;

Tidak akan pernah ada pembatalan sama sekali mengenai "Air Laut" yang akan mengunjungi Kota Dili. Karena kunjungan "Air Laut" untuk "menyucikani Kota Dili yang telah najis", hukumnya wajib.
Jadi kita tunggu saja sambil melakukan 3B (Berdoa, Bertobat dan Bertirakat), agar dengan demikian, jika waktunya telah genap dan "Air Laut" benar-benar menyucikani Kota Dili, tidak menimbulkan hal-hal yang ekses, misalnya jatuhnya korban yang terlalu banyak.

Jika "Air Laut" dibatalkan, dengan cara apa Kota Dili yang telah najis, harus disucikan?
Dan bukan hanya itu. Jika "Air Laut" yang akan menyucikan Kota Dili dibatalkan, maka itu artinya, "pesan Ilahi" mengenai "Air Laut", yang telah tertulis dalam Kitab Suci (Perjanjian Lama) juga harus dibatalkan.

Padahal KRISTUS, yang adalah MESIAS, Anak ALLAH yang hidup, yang penuh dengan kuasa, melalui mulut-Nya sendiri telah berkata;

"Janganlah kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk meniadakan hukum Taurat atau kitab para nabi. Aku tatang bukan untuk meniadakannya, melainkan untuk menggenapinya. Karena Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya selama belum lenyap langit dan bumi ini, satu iota atau satu titikpun tidak akan ditiadakan dari hukum Taurat, sebelum semuanya terjadi" (Injil St. Matius; 5:17-18).


Dengan demikian, membatalkan kunjungan "Air Laut" yang akan menyucikan Kota Dili yang telah menjadi najis, sama saja dengan membatalkan dan atau meniadakan satu iota atau satu titik dari hukum Taurat.

Semua isu "kesaksian" yang saya sampaikan selama ini, bukanlah berasal dari diriku sendiri. Termasuk kunjungan "Air Laut" untuk menyucikan "Kota Dili" yang telah menjadi najis, telah tertulis dalam salah satu Kitab Perjanjian Lama.

Pertanyaannya adalah;

"Di Kitab Perjanjian Lama yang manakah tertulis 'Air Laut' yang akan menyucikan Kota Dili yang telah menjadi najis saat ini?"

Anda bisa tanyakan pada Teolog (Ahli Kitab Suci) di sekitar Anda. Mereka yang sejatinya memiliki kompetensi untuk menjelaskannya dengan baik tentang isu ini. Sementara saya bukanlah seorang Teolog. Saya hanyalah seorang "mistikus".

Tapi jika Anda tidak berhasil menemui seorang Teolog", atau Anda merasa enggan untuk bertanya kepada mereka, maka jika di rumah Anda memiliki Kitab Suci (Alkitab), silahkan buka saja "bilangan" (halaman) yang melambangkan "dokter muda" (484).

Karena isu mengenai "Air Laut" yang akan menyucikan Kota Dili yang telah najis, tertulis di halaman "dokter muda" (484), sebanyak 7X.

Semoga catatan pendek ini bermanfaat. TUHAN YESUS Yang Maha Pengasih memberkati kita semua (hitam & putih).Amin. 


Catatan Kaki;

Saya persembahkan catatan pendek ini untuk ikut mengenang "Bapa Suci Paus Yohanes Paulus II", Pemimpin Polandia, alis orang berdarah "Polonia", yang pernah mengunjungi Indonesia pada Oktober 1989.

Terlebih lagi, pernah menapakkan kakinya di Kota Dili Timor-Timur, pada Hari Kamis, 12 Oktober 1989. Sempat menikmati Perjamuan (makan siang) di Gedung Negara Lahane Dili.

Paus Yohanes Paulus II, Kardinal Karol Josef Wotjila, lahir di Polandia, pada 18 Mei 1920. Jika saat ini masih ada di dunia, maka tokoh ini akan merayakan ulang tahunnya yang ke-96, hari ini.

Tidak ada komentar: