Selamat datang di Blog Darah Daud 303. TUHAN YESUS memberkati kita semua (hitam & putih)

Rabu, 13 April 2016

DUA BUMI SATU LANGIT (bag: 1)

 

"30 Tahun Melacak Jejak Satrio Piningit"

Apa khabar para sahabat FB'ers? Semoga semuanya dalam keadaan baik-baik atas perlindungan TUHAN Yang Maha Pengasih.
Lama saya tidak muncul di hadapan publik. Ada sejumlah rekan FB'ers yang bertanya; "Kenapa sudah lama tidak menulis artikel?"

Saya lama tidak muncul karena saat ini saya sedang fokus (sibuk) menulis sebuah "novel" berjudul; DUA BUMI SATU LANGIT, dengan sub judul; "30 Tahun Melacak Jejak Satrio Piningit".
Novel ini berkisah mengenai petualangan saya yang penuh penderitaan (lahir bathin), selama 30 tahun berkelana di NUSANTARA (Indonesia & Timor Leste) untuk melacak jejak Satrio Piningit, seorang tokoh penuh misteri yang telah dinubuatkan oleh para ahli spiritual semenjak ratusan tahun yang lalu.
Atas alasan itulah saya jarang menulis artikel akhir-akhir ini. Dan dalam waktu dekat, jika tidak ada aral melintang, saya akan pergi ke Timor Leste untuk melakukan "wawancara eksklusif" dengan sejumlah "Tokoh Nasionalis" Timor Leste.
Hasil wawancara dengan sejumlah Tokoh Nasionalis Timor Leste akan saya sertakan dalam novel; DUA BUMI SATU LANGIT. Dua di antara sejumlah Tokoh Nasionalis Timor Leste yang saya agendakan untuk diwawancarai, adalah;
(1). Dr. Francisco "Lu-Olo" Guterres (Presiden Fretilin)
(2). Prof. Dr. Lucas da Costa,SE.MSi (Rektor Unpaz).
Mengapa saya sengaja menyebutkan dua nama (tokoh) tersebut di atas? Karena wawancara tersebut berkaitan erat dengan (hasil) Pilpres Timor Leste yang akan berlangsung pada tahun 2017.
Dengan kata lain, jika Prof. Lucas da Costa, maju untuk bertarung kedua kalinya dalam Pilpres 2017 (setelah gagal total pada Pilpres 2012), Anda boleh percaya, boleh tidak, Prof. Lucas akan menjadi "kuda hitam" yang sulit dikalahkan dalam Pilpres 2017. Karena Prof. Lucas akan bersaing ketat dengan Dr. Lu-Olo.
MENGAPA BUKU ITU BERJUDUL "MATANYA" (???)
“Man purpose, GOD dispose”. Manusia merencanakan tapi TUHAN yang memutuskan.
Berdasarkan pesan yang telah saya sampaikan dalam artikel saya yang terakhir, edisi 3 April 2016, sejatinya, saya seharusnya menerbitkan artikel berjudul; TEORI SOLE TIDAK LAGI BERLAKU DALAM PILPRES 2017, dengan sub judul; “Antara Verifikasi, Falsifikasi & Paradigma Ilmu Pengetahuan”.
Namun karena ada perubahan rencana, di mana artikel tersebut akan saya sisipkan sebagai salah satu bab dalam novel; DUA BUMI SATU LANGIT, maka artkel tersebut tidak akan diterbitkan di laman ini.
Hari ini 13 April 2016, saya menuliskan artikel ini dalam rangka mengenang genap 8 tahun “penampakan KRISTUS yang ke-3 kali”, tepatnya penampakan KRISTUS pada Hari Minggu, 13 April 2008.
Sekedar satu kilas balik singkat (sebagaimana sudah beberapa kali saya sampaikan melalui sejumlah artikel sebelumnya), bahwa KRISTUS menampakkan Diri-Nya kepadaku sebanyak 3X, di mana ketiga kali penampakan tersebut, semuanya selalu jatuh pada Minggu dini hari.
(1). Penampakan I terjadi pada Minggu dini hari, 7 Juli 1996
(2). Penampakan II terjadi pada Minggu dini hari, 15 Januari 2006
(3). Penampakan III terjadi pada Minggu dini hari, 13 April 2008
Pada penampakan ketiga, KRISTUS menampakkan Diri-Nya sebagai (sosok) KERAHIMAN ILAHI, di mana KRISTUS mengenakan jubah berwarna kuning keemasan, yang sama persis dengan dua foto terlampir.
Pada penampakan ketiga inilah, sebagaimana sudah saya kisahkan sebelumnya, saat itu KRISTUS memberikan “sebuah buku ajaib” berjudul “MATANYA”, kepada Pangeran Surya. Yang hadir pada penampakan ketiga ini, hanya saya dan Pangeran Surya.
Sampai detik ini, tidak ada yang tahu persis, siapakah Pangeran Surya yang sebenarnya, karena saya belum pernah sekalipun memperkenalkan secara terbuka kepada publik. Sebab waktunya belum genap.
Tadinya saya mengira judul buku ajaib dengan sampul bergambar "PELANGI" tersebut menggunakan Bahasa Indonesia semata dan tidak ada hubungannya dengan bahasa lain di luar Bahasa Indoensia. Karena frasa yang tertulis di sana berbunyi MATANYA.

Tapi ternyata makna kata tersebut (Matanya), bukan sekedar “matanya” dalam Bahasa Indonesia, melainkan “Matanya” adalah Bahasa Ibrani yang merujuk kepada satu isu krusial sebagaimana tertulis dalam salah satu Kitab Suci Perjanjian Lama, yang belum saatnya dibahas di sini.
Nah, dalam rangka mengenang genap 8 tahun pemberian buku ajaib bersampul "pelangi", berjudul; MATANYA, dari TUHAN YESUS kepada Pangeran Surya, pada 13 April 2008, maka untuk pertama kalinya saya publikasikan copy “struck” pembelian pulsa listrik, tertanggal 22 November 2015, sebagaimana (bentuk format tertulis yang) dapat Anda baca di bawah ini.
========================================
<< Pay Box>>
ALAMAT: Jl Sesetan
NOTA: 2850
WAKTU: 11/22/2015, 3:24:42
LAYANAN pln
ACCOUNT:
34031511420 / +6282147XX0623
TOTAL: Rp 55.000
TOKEN:
1443-2897-1227-3642-7364 
========================================
Setelah menyimak format (isi) struck pembelian pulsa listrik di atas, muncul pertanyaan;
"Adakah hubungan antara judul buku MATANYA dengan struck pembelian pulsa listrik tertanggal; 11/22/2015, 3:24:42 (???)
Saya akan membahas pertanyaan ini pada seri kedua. Sambil menunggu seri kedua, jika Anda memiliki waktu luang, sebaiknya Anda baca kembali artikel berjudul; TAPAK KAKI SULAIMAN TERUKIR DI TELAPAK TANGAN BANGSAWAN MAJAPAHIT (seri kedua), yang telah diterbitkan pada 23 November 2015, hanya berselang sehari setelah Barcelona mengalahkan Real Madrid dalam laga El-Clasico edisi ke-263.
Saat membaca seri kedua artikel tersebut, coba simak komentar dari salah satu sahabat FB'ers bernama Manggolo Saputro, dengan bahasa campuran (Bahasa Indonesia & Bahasa Jawa) yang berbunyi sebagai-berikut (saya copy-paste langsung);
===========================================
Manggolo Saputro: jajal melu cakar cakar 20 digit angka td,mbok menowo melu reti pemenangnya el clasico 264.hehe 1443-2897-1227 -3642-7634:::::::: 12+26+12+15+20=85 , haduh....mOSOk pemenang el clasico edisi 264 PERANCIS.
==========================================
Komentar dari sahabat Manggolo Saputro di atas, muncul di laman FB saya dengan catatan waktu; 23 November 2015 pukul 18:25. Itu artinya, 194 hari sebelum laga El Clasico edisi ke 264 berlangsung pada 3 April 2016, ALLAH dan ALAM telah menetapkan dengan pasti "kemenangan Real Madrid".
Hasil hitungan sahabat Manggolo Saputro (salah satu Pembaca setia artikel saya) yang memunculkan bilangan 85, membawa sahabat saya itu hanya memikirkan PERANCIS, karena nilai konversi Perancis (ke dalam Bilangan Latin) hasilnya = 85.
Tapi yang luput dari perhatian sahabat Manggolo Saputro, adalah bahwa nilai konversi dari REAL MADRID juga adalah 85.
REAL = 36
MADRID = 49.
Dijumlahkan; 36 + 49 = 85.
Karena itulah dalam artikel saya, edisi 23 November 2015, saya menuliskan di sana, bahwa walaupun saya tidak menyaksikan secara utuh laga El Clasico edisi ke-263, tetapi saya sangat senang telah mengetahui dengan pasti, hasil laga El Clasico edisi ke-264.
Ada fakta yang mengejutkan saat saya menonton laga El Clasico edisi ke-264. Begitu saya melihat nama JOHAN terpampang dalam sejumlah spanduk berukuran raksasa di Stadion Nou Camp (kandangnya Barcelona), saya teringat kembali nama JOHAN yang telah dengan sengaja saya sebutkan sebanyak 11X (sebelas kali) dalam artikel saya edisi 23 November 2015.
Munculnya nama JOHAN yang terpampang di sejumlah spanduk raksasa yang dipajang di Stadion Nou-Camp saat berlangsungnya laga El Clasico edisi ke-264, untuk mengenang salah satu legenda Barcelona, asal Belanda, yang meninggal pada 24 Maret 2016.
Pertanyaannya kini adalah; "Mengapa atau untuk tujuan apa, 194 hari sebelum laga El Clasico edisi ke-264 berlangsung, saya telah dengan sengaja menyebutkan nama JOHAN sebanyak 11X dalam artikel edisi 23 November 2015?" Hanya ALLAH Yang Mahatahu.
BERSAMBUNG;
Catatan Kaki;
Bagi rekan-rekan FB'ers yang biasanya begitu artikel saya muncul di laman ini, langsung mengcopy dan menyimpan artikel saya ke file pribadinya, coba baca kembali artikel saya edisi 23 November 2015, berjudul; TAPAK KAKI SULAIMAN TERUKIR DI TELAPAK TANGAN BANGSAWAN MAJAPAHIT, untuk mencocokkan;
"Apakah di sana tertulis nama JOHAN sebanyak 11X, sesuai hasil hitungan saya?" Terima-kasih. TUHAN YESUS memberkati.


Tidak ada komentar: