Selamat datang di Blog Darah Daud 303. TUHAN YESUS memberkati kita semua (hitam & putih)

Selasa, 29 Maret 2016

SAYA TIDAK SEDANG SALAH TULIS MENGENAI GSP


Kemarin melalui artikel berjudul; PESAN PASKAH UNTUK PRESIDEN TAUR MATAN RUAK, saya menyelipkan satu isu penting mengenai akan terjadinya GSP di Nusantara, sebagai pertanda berakhirnya "Puasa VVV" yang telah saya lakoni semenjak tahun 2003 (13 tahun yang lalu).

Sejumlah sahabat mengirimkan pesan via inbox untuk mengingatkan bahwa saya telah salah tulis GPS menjadi GSP.
Terima-kasih banyak untuk sahabat yang sudah mengingatkan saya. Rupanya para sahabat yang selama ini terus mengikuti artikel-artikel saya telah akrab betul dengan sejumlah singkatan, termasuk singkatan GPS yang kepanjangannya adalah; GEMPA PANGERAN SURYA (yang telah terjadi dua kali, yaitu GPS I terjadi 27 Februari 2015 dan GPS II terjadi pada 16 Juni 2015).
Tapi yang saya maksudkan dengan GSP dalam artikel kemarin bukan kependekan dari "Gempa Pangeran Suria", melainkan GSP yang saya maksudkan adalah; GEMPA SATRIO PININGIT.
Berikut ini adalah 4 karakteristik penting dari GSP;
Pertama; Wilayah GSP
Gempa Satrio Piningit akan terjadi di wilayah NUSANTARA. Yang saya maksudkan dengan wilayah Nusantara di sini adalah; wilayah NKRI & Timor Leste. Kalau terjadi di luar wilayah Nusantara, maka itu bukan GSP.
Kedua; Kekuatan GSP
Besarnya kekuatan GSP minimal (paling rendah) 7 Skala Ritcher. Kalau di bawah 7 sR, maka itu bukan GSP.
Ketiga; Range waktu GSP 
GSP akan terjadi paling cepat 2016 dan paling lambat 2017. Gempa yang terjadi di luar rentang waktu itu, bukan GSP.
Keempat; Akibat GSP
GSP akan memunculkan TSUNAMI. Dengan demikian maka, walau ada gempa di Nusantara, dengan kekuatan 7 sR, dan terjadi di tahun 2016 atau 2017, tapi jika tidak memunculkan TSUNAMI, maka itu jelas-jelas bukan karakter GSP.
Tujuan kedatangan GSP
Ada 3 tujuan utama, mengapa GSP harus terjadi? 
Tujuan pertama;
Untuk memastikan pesan dari ALLAH dan ALAM bahwa yang namanya SATRIO PININGIT, sebagaimana telah dinubuatkan oleh para Ahli Sejarah, para tokoh spiritual di masa lalu, para peramal & paranormal itu, memang benar-benar ada. Bukan sekedar utopia. 
Tujuan kedua;
Untuk memastikan bahwa Puasa VVV yang telah saya jalani semenjak tahun 2003, berkenan dan diterima ALLAH.
Tujuan ketiga;
Untuk memastikan bahwa Puasa VVV telah berakhir dan semenjak munculnya GSP, saya sudah boleh kembali ke kehidupan normal, termasuk menata kembali "relasi sosial" saya yang mencapai titik terendah selama saya menjalani Puasa VVV (termausk di antaranya; mungkin saya akan harus MENIKAH).
Ada dua tujuan utama orang menikah, yaitu; Tujuan REPRODUKSI (memiliki keturunan) dan tujuan REKREASI (memiliki hiburan).
Semoga catatan sederhana ini bermanfaat. TUHAN YESUS Yang Maha Pengasih memberkati kita semua (hitam & putih). Amin.

Tidak ada komentar: