Selamat datang di Blog Darah Daud 303. TUHAN YESUS memberkati kita semua (hitam & putih)

Senin, 15 Februari 2016

TIMOR LESTE: "ANTARA THE PROMISED LAND & THE PROMISED MAN"






Pengantar Singkat;

Artikel ini sudah pernah diterbitkan pada 16 November 2015, baik di laman FB Rama Cristo, maupun di blog; ANAK DOMBA SABAT. Maka bagi Pembaca yang sudah membacanya, bisa di-skip saja, karena artikel ini tidak dilakukan edit sama sekali.

Saya memposting kembali artikel ini, karena dua alasan;


Alasan Pertama;

Hari ini 15 Februari 2016, genap 11 tahun saya menemukan tulisan aneh di sebuah pintu kos, sebagaimana dapat Anda lihat pada gambar terlampir. Tulisan tersebut berbunyi; MR. NONOCK".

Saya mencari tulisan tersebut keluar masuk sudut-sudut Kota Denpasar selama sebulan penuh berdasarkan petunjuk dalam mimpi, yang dimulai pada 12 Januari 2005 dan baru menemukan tulisan penuh misteri tersebut pada 15 Februari 2005 di Jl. Taurat nomor 15 Sanglah Denpasar Bali.

Tulisan tersebut (MR. NONOCK) memiliki nilai numerik yang sama dengan; DARAH DAUD, yaitu; 303 (jika dikonversikan ke dalam Bilangan Pythagoras). Pemberian nama blog ini (Darah Daud 303), juga karena tulisan aneh ini.

Salah satu alasan mengapa saya menjalani Puasa BISU (tidak menyaringkan suara, kecuali untuk alasan-alasan fundamental, atau lagi benar-benar kepepet), gara-gara tulisan berbunyi; MR NONOCK.

Dalam Bahasa Tetun, NONOCK artinya; DIAM. Tapi jangan salah sangka. Yang menorehkan tulisan MR. NONOCK di sebuah pintu kos di Denpasar, bukanlah orang Timor Leste asli, yang memahami Bahasa Tetun, melainkan seorang pria yang berasal dari Mataram.

Alasan Kedua;

Alasan lainnya saya menerbitkan kembali artikel ini, karena berkaitan erat dengan artikel berjudul; ANTARA PITIRYASIS & BANGSAWAN MAJAPAHIT (bag: 8), yang dapat Anda baca di bagian lain blog ini. Silahkan diteruskan membaca, bagi mereka yang belum pernah membaca artikel ini sebelumnya. TUHAN YESUS memberkati Anda sekalian. Amin.   

======================================================
ALLAH tidak pernah menjadi partisan dalam konflik antar peradaban
======================================================
Konflik apa pun yang terjadi di bumi ini, dengan alasan dan atas nama apa pun, termasuk atas nama agama sekali pun, ALLAH tidak pernah mengambil peran sebagai "partisan" di dalamnya. Karena ALLAH itu bukan mahkluk pemihak.

Jika kita simak baik-baik, sejatinya, sejarah masa lalu selalu mencatat bahwa; hampir semua konflik (berdarah) yang terjadi di planet biru ini, causa prima (penyebab utamanya) adalah karena ada "peradaban tertentu" yang mungkin karena merasa diri paling benar, merasa diri sebagai ras unggulan, merasa diri agamanya paling benar di Mata TUHAN, merasa diri paling disayang ALLAH, lalu ingin sekali membangun hegemoninya di atas peradaban lain.

Padahal tidak ada satu manusia pun di bumi ini yang sebelum lahir ke dunia, diberi kesempatan oleh ALLAH untuk memilih tanah kelahiran, memilih ras yang melahirkan, memilih orang tua (ibu) yang melahirkan, apalagi memilih agama.

Anda lahir di Tel Aviv Israel, ada kemungkinan besar Anda beragama Yahudi. Anda lahir di Roma Italia, ada kemungkinan besar Anda beragama Kristen Katolik Roma. Anda lahir di Jerman, tetangaan dengan Tuan Martin Luther, yang pada 31 Oktober 1517, menegumumkan 95 thesis (nota protesnya), ada kemungkinan besar Anda beragama Kristen Protestan.

Anda lahir di belakang Istana Buckingham Inggris, Anda mungkin beragama Katolik Anglican. Anda lahir di Moskow Rusia, Anda mungkin saja beragama Kristen Orthodoks. Anda lahir di belakang Gedung Putih Amerika Serikat, Anda mungkin beragama Kristen Presbiterian, sebagaimana hampir sebgaian besar Presiden Amerika Serikat memeluk agama ini (satu-satunya Presiden Amerika Serikat yang beragama Katolik adalah Presiden ke-35, John Fitzgerald Kennedy yang terbunuh di Dallas Texas USA, pada 22 November 1963).

Demikian pula jika Anda lahir di Tanah Mesir, Iran, Irak, Suriah, Kuwait, Afganistan, Libya, Yaman dan Tanah Arab lainnya, Anda mungkin beragama Islam. Anda lahir di New Delhi India, Anda mungkin beragama Hindu. Anda lahir di Tibet, Pegunungan Himalaya, atau di Thailand, atau di Vietnam, atau di Kamboja, Anda mungkin beragama Budha. Demikian dan seterusnya.

Hampir kita semua bangga dan bahkan sombong dengan agama yang kita anut dan memandang rendah terhadap sesama kita yang beragama lain. Padahal ALLAH tidak pernah mengajarkan bahwa yang akan masuk Surga itu adalah agama ini, atau agama itu, ras ini atau ras itu, kelas sosial ini atau kelas sosial itu, peradaban ini atau peradaban itu.

ALLAH mengajarkan "hukum yang paling utama" bahwa mereka yang terpilih masuk Surga itu adalah "mereka yang sungguh-sungguh mengasihi ALLAH dengan seluruh kekuatan akal budinya, dengan segala kekuatan jiwa raganya dan mencintai sesamanya seperti dirinya sendiri".

Ini dalil utama dari ALLAH yang kebenarannya sulit dibantah. Dengan berpegang pada dalil utama ALLAH ini, maka bagaimana mungkin kita mengaku bahwa kita mengasihi ALLAH yang tidak terlihat, sementara pada saat yang bersamaan, kita membenci sesama kita yang jelas-jelas terlihat di depan mata kita? Bukankah kita hanyalah "manusia-manusia pembohong?"

Kalau seorang berkata, "Saya mengasihi ALLAH," tetapi ia tidak mengasihi saudaranya, orang itu pendusta. Sebab orang yang tidak mengasihi saudaranya yang dilihatnya, tidak mungkin bisa mengasihi ALLAH yang tidak dilihatnya (Injil 1 Yohanes; 4:20).

Bukankah ALLAH menciptakan manusia sesuai dengan citra-Nya sendiri?
Bukankah itu artinya di setiap wajah sesama yang kita tatap setiap hari, terlepas dari apa pun agamnya, apa pun warna kulitnya, apapun bentuk hidungnya, apa pun jenis rambutnya, apa pun kelas sosial yang ditempatinya (kaya atau miskin, raja atau jelata), di sana ada sempalan-sempalan ALLAH yang tersembunyi?

TUHAN YESUS berpesan; "Bahwa pada Akhir Jaman, ketika DIA kembali sebagai Hakim Agung untuk mengadili seluruh mahkluk, karena yang akan menghakimi bukan lagi BAPA, melainkan ANAK, maka mereka yang saat itu terpilih masuk Surga adalah mereka yang terkategori sebagai "domba" yang akan ditempatkan KRISTUS di sebelah Kanan-Nya. Dan mereka yang terkategori sebagai "kambing", akan ditempatkan KRISTUS di sebelah Kiri-Nya untuk kemudian dienyahkan ke dalam api abadi neraka.

Adakah dalam ayat-ayat Injil, KRISTUS menyebut nama agama tertentu yang akan ditempatkan di sebelah Kanan-Nya dan nama agama tertentu yang akan ditempatkan di sebelah Kiri-Nya? Tidak ada khan?

Jika tidak ada nama agama tertentu yang disebutkan KRISTUS yang akan bertindak sebagai HAKIM, mengapa kita harus bangga dengan agama yang kita anut dan memamandang rendah terhadap sesama yang beragama lain?

Coba renungkan pesan dalam Injil Santo Matius; 25; 31-46 berikut ini;

====================================================
"Apabila Anak Manusia datang dalam kemuliaan-Nya dan semua malaikat bersama-sama dengan Dia, maka Ia akan bersemayam di atas takhta kemuliaan-Nya. Lalu semua bangsa akan dikumpulkan di hadapan-Nya dan Ia akan memisahkan mereka seorang dari pada seorang, sama seperti gembala memisahkan domba dari kambing, dan Ia akan menempatkan domba-domba di sebelah kanan-Nya dan kambing-kambing di sebelah kiri-Nya. Dan Raja itu akan berkata kepada mereka yang di sebelah kanan-Nya: Mari, hai kamu yang diberkati oleh Bapa-Ku, terimalah Kerajaan yang telah disediakan bagimu sejak dunia dijadikan. Sebab ketika Aku lapar, kamu memberi Aku makan; ketika Aku haus, kamu memberi Aku minum; ketika Aku seorang asing, kamu memberi Aku tumpangan; ketika Aku telanjang, kamu memberi Aku pakaian; ketika Aku sakit, kamu melawat Aku; ketika Aku di dalam penjara, kamu mengunjungi Aku. Maka orang-orang benar itu akan menjawab Dia, katanya: Tuhan, bilamanakah kami melihat Engkau lapar dan kami memberi Engkau makan, atau haus dan kami memberi Engkau minum? Bilamanakah kami melihat Engkau sebagai orang asing, dan kami memberi Engkau tumpangan, atau telanjang dan kami memberi Engkau pakaian? Bilamanakah kami melihat Engkau sakit atau dalam penjara dan kami mengunjungi Engkau? Dan Raja itu akan menjawab mereka: Aku berkata kepadamu, sesungguhnya segala sesuatu yang kamu lakukan untuk salah seorang dari saudara-Ku yang paling hina ini, kamu telah melakukannya untuk Aku. Dan Ia akan berkata juga kepada mereka yang di sebelah kiri-Nya: Enyahlah dari hadapan-Ku, hai kamu orang-orang terkutuk, enyahlah ke dalam api yang kekal yang telah sedia untuk Iblis dan malaikat-malaikatnya. Sebab ketika Aku lapar, kamu tidak memberi Aku makan; ketika Aku haus, kamu tidak memberi Aku minum; ketika Aku seorang asing, kamu tidak memberi Aku tumpangan; ketika Aku telanjang, kamu tidak memberi Aku pakaian; ketika Aku sakit dan dalam penjara, kamu tidak melawat Aku. Lalu merekapun akan menjawab Dia, katanya: Tuhan, bilamanakah kami melihat Engkau lapar, atau haus, atau sebagai orang asing, atau telanjang atau sakit, atau dalam penjara dan kami tidak melayani Engkau? Maka Ia akan menjawab mereka: Aku berkata kepadamu, sesungguhnya segala sesuatu yang tidak kamu lakukan untuk salah seorang dari yang paling hina ini, kamu tidak melakukannya juga untuk Aku. Dan mereka ini akan masuk ke tempat siksaan yang kekal, tetapi orang benar ke dalam hidup yang kekal."
===============================================

Dengan demikian maka, jika Anda ingin dipilih KRISTUS untuk ditempatkan di sebelah Kanan-Nya, berusahalah menjadi "domba" yang mengasihi ALLAH dengan seluruh kekuatan jiwa raga dan mencintai sesama tanpa pandang bulu dan pilih muka, apalagi pilih agama (yang bukan diciptakan ALLAH).

Menurut Anda, agama itu ciptaan ALLAH atau ciptaan manusia belaka? Jika agama itu ciptaan ALLAH, sementara ALLAH itu ESA, hanya ada SATU ALLAH, maka bagaimana mungkin ALLAH yang ESA menciptakan banyak agama?

TIMOR LESTE TIDAK BISA MENYANDANG STATUS "THE PROMISED LAND" JIKA TANAH TIMOR LESTE TIDAK PERNAH MELAHIRKAN "THE PROMISED MAN"

Pada tanggal 4 November 2015, saya menerbitkan satu artikel berjudul; AIR LAUT DARI DINSTI MAJAPAHIT AKAN MENGUNJUNGI KOTA DILI PALING CEPAT 2016 & LAMBAT 2017.

Setelah artikel tersebut diterbitkan, banyak sekali pertanyaan membanjiri inbox saya. "Selama ini katanya AIR LAUT yang akan mengunjungi Kota Dili itu melambangkan DARAH DINASTI yang berhubungan erat dengan KETURUNAN DAUD? Tapi kok sekarang tiba-tiba anda berubah dan mengatakan; "AIR LAUT yang akan mengunjungi Kota Dili itu melambangkan DINASTI MAJAPAHIT? Mana yang benar bro rama?"

Jawabannya; "Dua-duanya BENAR adanya". Karena antara KETURUNAN DAUD & DINASTI MAJAPAHIT itu ada hubungan erat, sebagaimana telah diperlihatkan ALLAH di dalam bilangan hasil referendum 1999 (344580).

Jika tidak ada hubungan erat antara KETURUNAN DAUD & DINASTI MAJAPAHIT, untuk apa Presiden Soeharto bertemu dengan Presiden Gerald Ford di Camp David Kepulauan Maryland, pada Hari SABAT Suci, 5 Juli 1975?

Apakah ada yang menganggap pertemuan Pemimpin dua peradaban di Camp David itu sekedar kebetulan belaka? Dan untuk apa selang "153" hari setelah pertemuan tersebut, Presiden Gerald Ford dan Menlunya Henry Kissinger meninggalkan Bandara Soekarno-Hatta Jakarta, kembali ke USA dan selang 2 hari atau selang 155 hari setelah pertemuan Camp David, TNI (Tentara Nasional Indonesia) melakukan invasi atas wilayah Timor Portugis, pada 7 Desember 1975?

Jadi dengan kata lain, saya sebenarnya ingin mengatakan bahwa; "AIR LAUT dari DINASTI MAJAPAHIT yang akan mengunjungi Kota Dili paling cepat 2016 & paling lambat 2017, berkaitan erat dengan INVASI TNI atas wilayah Timor Portugis pada Minggu pagi, 7 Desember 1975.

Saya melihat, pertanyaan-pertanyaan bermunculan, sekali lagi karena banyak Pembaca yang mengalami apa yang saya sebut "missing link". Mereka tidak membaca semua tulisanku selama ini secara utuh. Hanya membaca sebagian-sebagian, akibatnya terjadi lah "gap" yang ujung-ujungnya membingungkan.

Sampai detik ini, sulit sekali orang-orang Timor Leste percaya terhadap apa yang telah saya sampaikan (apakah mungkin AIR LAUT akan benar-benar mengunjungi Kota Dili dalam rentang waktu di atas?). Mereka meragukan.

Sama halnya dengan dulu, pada 30 Juli 2012, saat saya menerbitkan artikel yang isinya menyatakan bahwa Pak Xanana tidak akan menduduki Kursi Perdana Menteri sampai 2017, saat itu mana ada yang mau percaya?

Tidak mungkin bagi seorang Xanana untuk lengser. Xanana itu di Timor Leste, dianggap sebagai seorang "nabi" dalam tanda kutip. Setiap ucapannya adalah hukum. Bagaimana mungkin Xanana mau lengser?

Saya dianggap orang gila. Apalagi saat artikel tersebut terbit (30 Juli 2012), Pak Xanana sendiri belum membentuk secara resmi Kabinet V Governo (karena Kabinet V Governo baru dilantik pada 8 Agustus 2012).

Atau sama halnya, ketika pada 30 September 2012, saat saya menerbitkan artikel yang menyatakan bahwa PAUS BARU akan muncul di tahun 2013, mana ada yang mau percaya? Karena kata-kata saya tampak atau dianggap absurd (non sens, alias tidak masuk akal alias impossible, alias no way = tidak mungkin).

Tapi saya selalu percaya pada "JANJI TUHAN". Yang namanya ALLAH itu bukan manusia. Saya percaya, ALLAH mampu menulis lurus dalam agris bengkok. ALLAH berkuasa merubah yang tidak mungin bagi manusia menjadi mungkin bagi ALLAH. Akhirnya kepercayaan saya kepada JANJI TUHAN, tidak sia-sia.

Karena fakta yang kemudian tersaji, memutar-balikkan semua sikap skeptis banyak orang, terutama para haters (penghujat). Tapi jangan salah sangka bahwa saya ini peramal hebat. Kata-kataku bertuah, rahasianya karena saya tidak sedang "meramal", tapi saya sedang "bersaksi" mengenai Karya ALLAH". Yang namanya "kesaksian itu adalah nubuat". Dan yang namanya "nubuat" itu adalah "pekerjaan ROH". Bukan pekerjaan "daging" semata.

Pada awal Mei 2014, saya menyampaikan "proposal terbuka" kepada RENETIL untuk melemparkan koin berlambang "Ratu Elizabeth II" dengan frekuensi sebanyak "444X" untuk mendapatkan "tanda-tanda pasti dari ALLAH & alam; apakah Timor Leste itu adalah THE PROMISED LAND atau bukan?

Karena tanpa "dasar teologi" yang jelas, kita tidak bisa secara subyektif mengklaim bahwa; Tanah Timor Leste itu adalah THE PROMISED LAND (Tanah Perjanjian). Ini memalukan sekali. Tapi sayangnya proposalku ditolak.

Lalu datanglah mimpi aneh, yang meminta saya membawa proposalku ke Piala Dunia 2014, dengan menjadikannya sebagai thema sentral (thesis) bahwa; TIMOR LESTE adalah TANAH TERJANJI.
Dan ternyata thesis saya disahkan ALLAH dengan BILANGAN GEMPA; "4:2" (di semi final, Argentina mengalahkan Belanda melalui drama adu penalti dengan skor; 4:2). Dari bilangan 42 inilah saya mulai mengangkat isu yang saya beri nama atau nomenklatur; GPS (Gempa Pangeran Surya) yang akan mengguncang Kota Dili.

Mulai tanggal 8 dan 9 Agustus 2014, saya, untuk pertama kalinya memperkenalkan GPS, bahwa GPS akan mengguncang Kota Dili, paling cepat; 15 Agustus 2014 dan paling lambat 15 Agustus 2015. GPS harus terjadi untuk memastikan bahwa ketika ALLAH mensahkan thesis ku di Piala Dunia 2014, dengan bilangan gempa (42), bukan lah satu kebetulan belaka.

Tapi setelah GPS terjadi pada Malam Sabat, 27 Februari 2015, saya malah dihujat. Para haters menganggap gempa itu adalah satu kebetulan belaka? Mereka lupa bahwa ALLAH sedang menunjukkan Kuasa-Nya.

Karena itulah saya kembali memastikan, jika kalian, terutama para haters (penghujat) masih ragu, maka ALLAH akan kembali mendatangkan GPS II sebelum tanggal 15 Agustus 2015 berakhir. Jika sampai tanggal 15 Agustus 2015, GPS II tidak terjadi, maka saya akan menutup akun ini, dan untuk selamanya saya tidak akan pernah lagi menapakkan kakiku di Kota Dili.

Saya lalu berdoa memohon bantuan ALLAH. Karena sebelumnya, pada awal mula saya memunculkan isu GPS pada 8 Agustus dna 9 Agustus 2015, saya tidak pernah menyampaikan bahwa akan ada GPS I dan GPS II. Saya mengira, dengan kedatangan GPS, orang Timor Leste akan mulai percaya.

Tapi ternyata, dugaan saya meleset. Setelah GPS I terjadi, saya malah makin dihujat habis-habisan. Demikian pula saat saya saya munculkan kembali GPS II, dan GPS II benar-benar datang pada tanggal 16 Juni 2015, ternyata lagi-lagi sama, tetap saja tidak ada artinya bagi orang Timor Leste.
Dan tampaknya ALLAH mulai benar-benar murka. Maka kedatangan AIR LAUT dari DINASTI MAJAPAHIT, yang pasti rasanya bukan lagi ASIN, melainkan sangat-sangat PAHIT. Karena berdasarkan pesan 5 Oktober 2015 melalui mimpiku, Kota Dili akan harus "ditenggelamkan", agar untuk selanjutnya orang Timor Leste tidak lagi "tegar tengkuk & congkak hati".

Kedatangan AIR LAUT bukan hanya untuk "menenggelamkan Kota Dili" saja, tetapi jauh lebih bermakna dari itu, kedatangan AIR LAUT dari DINASTI MAJAPAHIT untuk memastikan bahwa THE PROMISED MAN itu benar-benar sebuah entitas yang ada dan real. Bukan sekedar sebuah utopia (hayalan).

Keberadaan THE PROMISED MAN sangat-sangat penting bagi Timor Leste untuk memastikan bahwa; Tanah Timor Leste itu adalah benar-benar THE PROMISED LAND. Tanpa kehadiran THE PROMISED MAN, maka jika ada orang Timor Leste menyatakan bahwa Timor Leste itu adalah THE PROMISED LAND (Tanah Perjanjian), itu adalah "bulshit" (omong kosong) yang sangat memalukan.

Karena tidak ada DASAR TEOLOGI-nya sama sekali bagi orang-orang Timor Leste untuk menyatakan bahwa; "Timor Leste itu adalah THE PROMISED LAND, jika Tanah Timor Leste tidak pernah melahirkan; "THE PROMISED MAN".

Dan untuk memastikan; Apakah THE PROMISED MAN itu benar-benar ada atau tidak, kita semua dengan sabar menunggu; apakah AIR LAUT dari DINASTI MAJAPAHIT akan benar-benar mengunjungi Kota Dili atau tidak?

Melakoni 3B bukan untuk membatalkan kunjungan AIR LAUT dari DINASTI MAJAPAHIT. Melainkan melakoni 3B dengan tujuan utama, memohon kepada ALLAH, siapa tahu ALLAH masih bermurah hati dan sudi mendengarkan doa-doa kita, agar dengan demikian, kunjungan AIR LAUT dari DINASTI MAJAPAHIT, kalau bisa, jangan sampai menenggelamkan Dili.

Jujur saja, saya sulit membayangkan bagaimana masa depan Timor Leste, jika Kota Dili harus benar-benar tenggelam. Mau mengambil "duit" dari mana untuk membangun kembali seluruh sarana infra struktur yang hancur akibat "ketegaran tengkuk dan kecongkakan hati manusia Timor Leste?"

Bagi para hatares (penghujat) yang tidak percaya akan kedatangan AIR LAUT dalam kerangka waktu yang telah ditetapkan, sementara ini, anggap lah kedatangan AIR LAUT adalah sekedar sebuah "hipothesa" belaka.

Saya percaya sekali bahwa ALLAH akan merubah "hipothesaku" menjadi "thesis". Jika hipothesaku sudah dirubah ALLAH menjadi sebuah "thesis", maka lazimnya, yang namanya "thesis", pasti akan memancing munculnya "anti thesis". Nanti biarkanlah terjadi interkasi antara "thesis" dan "anti thesis". Dari interaksi "thesis" dan "anti thesis", pasti akan melahirkan "sinthesis".

Semoga catatan sederhana ini bermanfaat. Semoga pula TUHAN YESUS Yang Maha Pengasih memberkati kita semua (hitam & putih). Amin.

Salam DUA HATI dari BUKIT SULAIMAN. Semoga DUA HATI senantiasa melindungi Nusantara dan memberkati kita semua (hitam & putih). Amin.

Tidak ada komentar: